Dejabar.id, Pangandaran – Rumah milik Dodo warga Dusun Bagolo Kolot Rt 11/06 Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat nyaris ambruk akibat pergerakan tanah.
Kepala Desa Bagolo Rachman mengatakan, bahwa rumah milik Dodo tersebut awal mulanya mengalami retak akibat guncangan gempa beberapa waktu yang lalu.
“Rumah Dodo itu mengalami retak di bagian dinding saja,”ujarnya kepada dejabar.id, Selasa (05/11/19).
Namun, kata Rachman, setelah 4 hari hujan mengguyur wilayah Bagolo dan sekitarnya mengakibatkan pergeseran tanah.
“Kini kondisi rumah Dodo di bagian dinding ruang keluarga dan dapurnya ambruk. Sementara bagian rumah lainnya, dindingnya ada yang retak dan hampir ambruk,”katanya.
Menurut dia, perihal yang menimpa warganya itu sudah di sampaikan kepada pihak Pemerintah Daerah melalui BPBD dan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Pangandaran.
“Kami pihak pemerintahan desa hanya memberikan bantuan berupa semen serta tenaga swadaya,”ucap Rachman.
Saat ini, Dodo beserta keluarganya terpaksa harus tinggal untuk sementara di rumah saudaranya yang tidak jauh. Karena rumah Dodo tidak bisa ditempati dan mesti segera di rehab terlebih dahulu. (dry)
Leave a Reply