Press ESC to close

Waspada! Seorang Anak di Pangandaran Nyaris Jadi Korban Penculikan

  • November 1, 2018

DEJABAR.ID, PANGANDARAN–Seorang anak Sekolah Dasar di Kabupaten Pangandaran berinisial NF nyaris menjadi korban dugaan penculikan. Rabu (31/10/2018) siang kemarin.
Ibu dari NF, Sri Wahyuni (28), warga Dusun Parapat RT 04/07 Desa/ Kecamatan Pangandaran, mengaku kaget saat menerima kabar dari sang buah hatinya yang nyaris diculik oleh pria tak dikenal saat berjalan pulang dari sekolah.
“Sekitar jam 12.50 WIB saya dapat kabar dari anak dengan  nada suara yang panik, kemudian sayapun langsung pulang dan melihat anak saya sedang melamun di rumah,” terangnya kepada Dejabar.id, Kamis (01/11/2018).
Wahyuni menceritakan kronologis kejadian yang dialami buah hatinya itu. Sewaktu lagi jalan pulang dari sekolah, tiba-tiba ada pria tak dikenal yang diduga salah satu pelaku penculikan mengajak secara paksa anaknya itu.
“Untungnya si anak tidak mau dan memilih berlari. Namun dari kejadian saya berikut dia (anak-red) merasa trauma,” katanya.
Sebelumnya, lanjut Wahyuni  dirinya memang sudah mewanti-wanti anaknya agar waspada terhadap orang yang tidak dikenal. Hal tersebut seiring beredarnya kabar percobaan penculikan anak-anak yang ramai diperbincangkan akhir-akhir ini.
“Menurut keterangan dari anak saya, ciri-ciri pelaku bertubuh besar, berkulit hitam dengan rambut panjang sebahu dan berkalung perak,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolsek Pangandaran Kompol Suyadi. SH. MM, membenarkan pihaknya menerima laporan adanya dugaan penculikan yang menimpa anak SD. Kemudian pihaknya pun akan melakukan pemantauan terhadap anak-anak saat jam pulang sekolah.
“Kami juga meminta kepada pihak sekolah untuk kooperatif memberikan informasi, apalagi menyangkut keselamatan siswa-siswi,” pintanya singkat.
Ditempat terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda da Olahraga Kabupaten Pangandaran Agus Nurdin mengaku pihaknya baru mengetahui adanya kejadian tersebut.
“Nanti saya akan memberikan intruksi kepada sekolah melalui surat untuk melakukan penjagaan kepada siswa dengan cara guru memastika muridnya pulang dengan selamat,” pungkasnya.(dry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *