DEJABAR.ID, SUBANG – Ribuan warga Tanjungsiang Kec.Subang turun ke sungai meriahkan event pariwisata festival 7 Sungai di kawasan Desa Cibuluh Kec.Tanjungsiang Subang.
Ribuan warga terlihat antusias memeriahkan kegiatan yang digagas Dinas Pariwisata Jabar tersebut. Pada Festival 7 sungai tersebut, ada 3 ini materi kegiatan ditekankan pada kegiatan yang berbasis sungai yaitu kegiatan masyarakat yang secara turun temurun dilakukan disungai ditambah dengan kegiatan kepariwisataan desa.
“Kegiatan tersebut dikelompokkan menjadi kegiatan pemanfaatan sungai yaitu kegiatan mengambil ikan dengan acar dan peralatan tradisional, permainan di sungai seperti papancakan dan icikibung, kreasi baru warga yang berbasis sungai, pasar wisata yaitu penyediaan jasa dan produk pariwisata oleh warga seperti home stay, kuliner, oleh-oleh dan atraksi kesenian,” jelas ketua Panitia Abdul Rohmat disela-sela acara, Sabtu(3/11/2018)
Menurutnya, Nama festival 7 sungai terinspirasi dari 7 aliran sungai yang mengaliri Desa wisata Cibuluh. Ke 7 sungai tersebut adalah sungai Cipunagara, Cikembang, Cileat, Cikaruncang, Cilandesan, CIteureup dan Sungai Cinyaro.
“Kegiatan ini dimaksudkan sebagai media promosi kepariwisataan desa, sekaligus sebagai media aktivasi sistem kepariwisataan, dan sarana edukasi masyarakat tentang budaya sungai sebagai potensi kepariwisataan”katanya
Acara yang akan berlangsung mulai tanggal 2 hingga 4 November 2018 ini, dibuka secara langsung oleh Plt Bupati Subang, Ating Rusnatim, didampingi Kadisparpora Subang, Ugit Sugiana, ditandai dengan acara teatrikal dan ngagobyag sungai.
Menariknya, acara teatrikal ini melibatkan langsung warga setempat yang menggambarkan kehidupan zaman dahulu sehari – hari, diantaranya mulai dari bermain air di sungai yang diperankan oleh anak-anak, menyuci baju yang diperankan ibu-ibu, dan “Ngagobyag” hingga menjaring ikan (Ngecrik) diperankan oleh bapak-bapak.
Plt Bupati Subang H.Ating Rusnatim mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat yang berpartisipasi dalam acara gelaran Festival 7 Sungai serta aktivis penggiat budaya dan pariwisata Subang selatan.
“Momen ini merupakan momen yang luar biasa,Festival 7 Sungai adalah kearifan lokal yang menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Subang, khususnya subang selatan, karena Festival 7 Sungai membuat nama Kampung Ciseupan dikenal,” kata Bupati Subang kepada awak media di sela-sela acara Sabtu (3/11/2018).
“Kegiatan ini juga merupakan alat menggerakkan perekonomian, pelestarian lingkungan dan menampilkan potensi-potensi seni dan budaya yang ada di masyarakat,” imbuh Ating
Kegiatan Festival 7 sungai yang dihadiri ribuan warga tersebut juga menampilkan gelaran seni Budaya, diantaranya kesenian Pencak Silat, Jaipongan dan Gemyung serta di puncak acara menampilkan pentas Wayang Golek. Selain itu, panitia juga telah menyediakan stand-stand bagi para pelaku UKM lokal, terutama untuk menjual hasil produk home industri.(Ahy)
Leave a Reply