DEJABAR.ID, CIREBON – Walikota dan Wakil Walikota Cirebon terpilih, Nashrudin Azis dan Ety Herawati, duduk bersama Pj Walikota Cirebon Dedi Taufik untuk membahas program Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP4D), Jl. Brigjen Dharsono Kota Cirebon, Senin (12/11/2018).
Pembahasan tersebut merupakan kegiatan Ekspose Perangkat Daerah sebagai tindak lanjut pengejawantahan visi dan misi Walikota Cirebon terpilih. Tujuannya adalah agar sinkronisasi program kerja yang sudah ada, supaya sejalan dengan program Walikota dan Wakil Walikota Cirebon terpilih.
Menurut Pj Wali Kota, Dedi Taufik, dengan adanya pembahasan ini, bisa memberikan kemudahan Kepala Daerah Terpilih dalam mengembangkan potensi yang ada di Kota Cirebon, sehingga menjadi lebih baik lagi dari semua lini yang dimilikinya.
“Ini bentuk sinkronisasi program kerja supaya sejalan dengan program Pak Azis. Contohnya, tadi Pak Azis mengembangkan masalah lingkungan, tentu kami juga sudah melakukan berbagai program,” jelasnya.
Dedi menambahkan, pihaknya juga sudah memasukan program perbaikan atau peningkatan jalan yang juga akan dikembangkan oleh Walikota dan Wakil Walikota Cirebon terpilih. Berbagai program kerja juga disinergiskan sehingga program yang dirumuskan akan sejalan.
“Semoga bisa berjalan sesuai apa yang diharapkan. Agar masyarakat Kota Cirebon bisa merasakan manfaatnya,” jelasnya.
Sedangkan menurut Walikota Cirebon terpilih, Nashrudin Azis, dirinya mengucapkan terima kasih kepada Pj Walikota Cirebon, atas idenya menyelenggarakan kegiatan sinkronisasi ini. Karena dengan adanya kegiatan ini, membantu dia dan Wakil Walikota Cirebon terpilih dalam menjalankan tugas sebagai Kepala Daerah, sesuai dengan visi misi di tahun pertama.
“Kami akan melanjutkan tugas Pj Walikota Cirebon dan menyelaraskan sesuai visi misi yang sudah ditetapkan. Serta kami juga meminta kepada Kepala Dinas harus bisa bekerja sama agar semua kegiatan dapat dilaksanakan dengan baik oleh setiap masing-masing OPD,” tutur Azis.
Azis menambahkan, pihaknya berjanji selama lima tahun akan memberikan prioritas kepada kepentingan masyarakat Kota Cirebon. Di tahun pertama akan melakukan penanganan terhadap sampah-sampah yang ada di masyarakat dengan bekerja sama oleh stakeholders.
Program lain yang akan dikembangkan yaitu penghijauan yang ada di Kota Cirebon pun menjadi faktor sasaran kepada masyarakat. Tak hanya itu, di tahun pertama juga pihaknya sudah memfokuskan ketertiban lalu lintas yang ada. Serta menata ulang PKL agar bisa dikembangkan lagi potensinya dan tidak mengganggu masyarakat.
“Intinya di tahun pertama kami akan mengedepankan tiga aspek yakni kebersihan persoalan sampah, ketertiban lalu lintas, dan penghijauan,” pungkasnya.(Jfr)
Leave a Reply