Banjir Bandang Akibatkan Air Baku PDAM Tirtawening Kota Bandung Menjadi Keruh


570
570 points

Dejabar.id, Bandung – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)  Tirtawening Kota Bandung meyatakan permohonan maaf, menyusul kualitas air PDAM Tirtawening Kota Bandung keruh melebihi normal.

“Kami sampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Bandung khususnya pelanggan PDAM Tirtawening Kota Bandung perihal kejadian air keruh, kami dapat sampaikan informasi kronologi kejadian tersebut,” kata Dirut PDAM Tirtawening Kota Bandung Sony Salimi, Minggu (8/12/2019).

Menurut Sony Kronologisnya sebagai berikut :

  1. Pada hari Minggu 8 Desember 2019 terjadi banjir bandang di sumber air baku PDAM Tirtawening Kota Bandung di wilayah Bandung Selatan yang membawa longsoran lumpur pekat ke dalam intake Cikalong pada pukul 01.30 dini hari tadi. Akibat nya tingkat kekeruhan air baku meningkat tajam hingga 7000 NTU dengan debit normal.
  2. Akibat kejadian ini instalasi PDAM Tirtawening Kota Bandung tidak dapat mengolah air dengan kekeruhan tinggi di atas standar.
  3. Pukul 03.00 WIB dini hari kualitas air mulai dapat dikendalikan dan berangsur pulih, dan pukul 04.00 kualitas air dapat mencapai standar kualitas yang dipersyaratkan yaitu maksimum 5 NTU.
  4. Adapun saat ini wilayah yang terdampak berdasarkan laporan petugas di wilayah timur yaitu daerah Kircon, Hantap, Antapani, Margahayu Raya, Padasuka, Cicadas, Cibeunying, Cibangkong , Gatsu dan sekitarnya. Untuk wilayah barat yang terdampak daerah Teluk Buyung, Pagarsih, Cibaduyut dan sekitarnya.

Untuk mengantisipasi  terjadinya gangguan kekeruhan tersebut PDAM Tifwening siap memberikan bantuan kepada pelanggan PDAM Tirtawening dengan  menyiapkan 17 armada tangki air untuk pelanggan yang terdampak dengan koordinasi pada petugas wilayah pelayanan terkait.

Adapun no.tlp yang dapat di hubungi oleh pelanggan yang mengalami gangguan. Wilayah pelayanan timur 022 mm. (ahy)


Like it? Share with your friends!

570
570 points