Bupati Jeje Jadi Narsum dalam Acara BI Capacity Building WJI


0

DEJABAR.ID, PANGANDARAN-Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata berkesempatan menjadi salah satu narasumber (Narsum) pada acara Capacity Building West Java Incorporated (WJI) yang bertempat di Aula Rapat Hotel Arnawa Pangandaran, Kamis (31/01/2019).
Kegiatan yang digagas oleh Bank Indonesia (BI) ini dihadiri oleh Bupati Boyolali Seno Samodro yang juga sebagai narasumber pada acara ini.Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat Doni P. Joewono, Dewan Eksekutif Tim Akselerasi Pembangunan Jawa Barat Ridwansyah Yusuf, Country Representative of Indonesia, Asian Venture Philanthropy Network Ibu Dani Indrawati Septian, Fasilitssi Promosi Daerah BKPM RI Andi Bardiansyah.
Dalam sambutannya sebagai narasumber, Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata menyampaikan, salah satu tentang potensi yang dimiliki serta tentang program-program pembangunan yang di jalankan oleh Pemerintah Kabupaten Pangandaran.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia yang telah mengadakan kegiatanya di Pangandaran, tentu hal ini menjadi suatu poin yang sangat strategis dalam usaha pengembangan Pangandaran sebagai kawasn kelas dunia tentu saja disamping net working, promosi, informasi yang juga sangat penting,” papar Jeje.
Menurut Jeje, Pangandaran merupakan daerah baru dan  keinginan masyarakat sangat besar ingin meningkatkan pelayanan namun anggaran terbatas.
“Tentu saja ada fokus-fokus dalam membangun  diantaranya program pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan penataan kawasan,” tambahnya.
Jeje mengatakan, dalam bidang pendidikan Pemerintah Kabupaten Pangandaran telah menggratiskan biaya sekolah mulai dari SD sampai SMA.
“Tujuannya untuk meningkatkan rata-rata lama sekolah, membantu setengahnya biaya kuliah di UNPAD Pangandaran dan STIT NU Al Farabi Pangandaran dan lain-lain,” katanya.
Dalam bidang kesehatan, lanjut Jeje, pihak pemerintah Pangandaran tengah membangun RSUD serta Puskesmas yang setara dengan hotel bintang tiga.
“Biaya berobat ke Puskesmas juga kami gratiskan. Sedangkan dalam bidang infrastruktur pemerintah membangun ruas jalan penghubung antar kecamatan serta bidang penataan kawasan wisata pemerintah akan membangun Pantai timur dan barat Pangandaran, membangun pantai Karapyak dan batu hiu,” ungkap Jeje.
Selain itu, Jeje menambahkan bahwa Pangandaran akan berubah drastis pada tahun 2019 ini. Salah satunya nanti pembangunan Pelabuhan Pangandaran, PIAMARI, Politeknik perikanan, UNPAD Pangandaran penataan kawasan wisata pantai akan selesai di bangun.
“Ada beberapa potensi unggulan komoditi yang ada di Pangandaran yang bisa di kembangkan bersama WIJ, misalnya gula dan yang banyak di kita itu adalah kelapa,” tutupnya.
Sementara itu, Bupati Boyolali Seno Samodro dalam pidatonya mengatakan Langkah-langkah pertama untuk pembenahan investasi adalah pembuatan Rencana-Rencana Tata Ruang Wilayah ( RTRW) Kabupaten.
“Dalam pembuatannya RTRW diharapkan diberi masukan oleh kita karena nyawa investasi ada pada  RTRW,” terang dia.
Selain itu, menurut dia, para pegawai di harapkan berkreatif sehingga kinerja akan keluar dari hati nurani pegawai.
“Selain itu juga sangat dibutuhkan keberanian  pimpinan,” pungkasnya.
Di akhir kegiatan diserahkan pula bantuan dari Program sosial Bank Indonesia (PBSI)  penanggulangan bencana kepada forum kesiapsiagaan dini masyarakat (FKDM) Kabupaten Pangandaran bérupa Perahu search and redcue.(dry)
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 


Like it? Share with your friends!

0
dejabar

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *