Press ESC to close

Es Tape Ketan Bakung, Minuman Khas Cirebon yang Cocok untuk Buka Puasa

  • May 18, 2019

DEJABAR.ID, CIREBON – Es tape ketan Bakung merupakan salah satu minuman khas Cirebon, tepatnya di Desa Bakung. Minuman ini terbuat dari ketan yang difermentasi, kemudian diberi air yang sudah dicampur daun katuk sebagai pemanis, dan pewarna hijau alami.
Minuman ini menjadi salah satu minuman favorit masyarakat Cirebon, terutama sebagai menu berbuka puasa. Rasanya yang manis bercampur dengan asamnya ketan hasil fermentasi, membuat cita rasa yang khas minuman tersebut.
Menurut salah satu pedagang es tape ketan Bakung, Atmi (33), minuman tersebut sudah turun-temurun menjadi mata pencaharian masyarakat Desa Bakung, serta banyak diburu oleh masyarakat Cirebon. Berbeda dengan es-es lainnya, es tape ketan Bakung menghadirkan cita rasa asam manis yang khas.
“Karena rasa asam tersebut dari ketan yang difermentasikan, makanya disebutnya tape,” jelasnya saat ditemui dejabar.id di lapaknya di Kawasan Bima Kota Cirebon, Sabtu (18/5/2019).
Dalam pembuatannya, lanjutnya, dibutuhkan waktu selama 4 jam untuk fermentasi ketan. Atmi mendapatkan teknik pembuatan es tape ketan Bakung dari neneknya. Karena neneknya merupakan satu pelopor es tape ketan Bakung di desanya.
Atmi mengakui, di bulan puasa ini banyak yang menjadikan es tape ketan Bakung untuk berbuka puasa. Namun, jumlah pembelinya tidak sebanyak ketika hari-hari biasa. Jika biasanya dia bisa menukarkan hingga 200 bungkus, di bulan puasa hanya bisa 80 hingga 100 bungkus.
“Karena lagi pada puasa, meskipun buat buka, tapi penjualan menurun,” tuturnya.
Dalam menjajakan dagangannya, Atmi mulai membuka lapak dari jam 14.00 WIB hingga 17.30 WIB. Berbeda saat hari biasa yang mulai buka sejak pagi. Per bungkusnya, dibanderol dengan harga Rp 3000 saja.(Jfr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *