Press ESC to close

Fakta Menarik Film “Perempuan Tanah Jahanam” yang Dibintangi Tara Basro

  • October 11, 2019

dejabar.id – Sukses dengan “Pengabdi Setan”, Joko Anwar kembali dengan film horor lainnya yang berjudul “Perempuan Tanah Jahanam”. Pada Kamis (10/10) kemarin, telah diselenggarakan press conference dan press screening film “Perempuan Tanah Jahanam”, di Epicentrum, Jakarta Selatan.

Film yang akan tayang serentak di bioskop tanah air pada 17 Oktober 2019 mendatang ini digadang-gadang menyuguhkan kisah mistis dan kutukan.

“Perempuan Tanah Jahanam” menceritakan Maya, seorang wanita muda yang sedang mengalami nasib buruk dan selamat dari upaya pembunuhan di kota, mengetahui bahwa ia telah mewarisi sebuah rumah di desa keluarganya.

Dengan temannya Dini, Maya kembali ke desa kelahirannya, tidak menyadari bahwa masyarakat desa tersebut sedang berusaha menemukan dan membunuhnya untuk menghilangkan kutukan yang telah melanda desa tersebut selama bertahun-tahun. Maya mulai menemukan kenyataan rumit tentang masa lalunya dan dirinya harus berjuang demi nyawanya.

Sebelum menonton filmnya nanti, yuk disimak fakta-fakta menarik soal film “Perempuan Tanah Jahanam”.

  • Berdasarkan mimpi buruk Joko Anwar

Film yang satu ini ditulis oleh sang sutradara Joko Anwar. Ia pernah beberapa kali mimpi buruk di sebuah desa dan ia tuangkan dalam filmnya yang satu ini.

“Tahun 2008 gua selalu mimpi buruk, gua ada di sebuah desa dan lihat orang main wayang, berhari-hari gua mimpi buruk sampai takut tidur,” ungkap Joko Anwar, dilansir dari matamata.com.

  • Pemilihan pemeran yang tepat

Pemilihan karakter Tara Basro sebagai Maya, dan Marissa Anita sebagai Dini mampu menghipnotis penonton hanya dengan obrolan lewat telepon.

Kedua sahabat yang saling menjaga ini gak tahu bahwa saat itu di pembuka film ini, karakter Maya sudah diincar oleh seseorang karena diduga sebagai sumber kutukan.

“Pas casting film ini ternyata jodoh ya seneng, ketika baca script-nya juga ternyata Joko memberikan profil tentang karakter yang akan aku perankan dan juga latar belakangnya. Itu sih, yang membuat aku lebih mudah menjiwai karakter Maya,” ucap Tara Basro, dikutip dari idntimes.

  • Sosok antagonis yang tersembunyi dan tidak banyak jumpscare

Dari awal mulai, penonton akan dibuat penasaran tentang ‘tokoh jahat’ yang memulai kutukan.

Selain itu, hal unik dalam film ini kamu akan dijauhi dari jumpscare, lebih seperti supernatural-psychological horror. Meski tidak memberikan banyak momen sosok makhluk gaib yang tiba-tiba menampakkan diri, sound effect film ini sukses bikin merinding.

“Level horor dan teror yang baru, kita gak mau jumpscare doang. Tetapi ingin penonton merasa berkesan nonton film Perempuan Tanah Jahanam,” ucap Ario Bayu pemeran Ki Saptadi.

  • Kemunculan tiga anak misterius yang bukan pemain

Ada 3 anak misterius yang ternyata ikut syuting dalam film. 3 sosok yang dimaksud ternyata bukan pemain.

“Ketika gue lewat harusnya tiga anak itu nggak ada, bang Joko terus bete, tapi astradanya bilang, anak-anaknya udah sama mereka, terus anak-anak itu siapa?” ujar Tara Basro.

  • Kesenian wayang kulit

Dari sisi kesenian asli Indonesia, wayang kulit ini menimbulkan sisi kengeriannya sendiri. Bukan keseniannya ya tetapi cara membuat wayang kulit di film “Perempuan Tanah Jahanam” yang bisa membuat penonton ingin menutup mata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *