Dejabar.id, Majalengka – Ratusan warga menggelar aksi damai di PT Pabrik Gula (PG) Rajawali II Jatitujuh, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, Senin (25/11/2019).
Aksi damai itu dilakukan di pintu masuk pabrik tersebut buntut peristiwa 21 November 2019 yang menuntut penegakan hukum.
Sengketa lahan pertanian tebu di wilayah PT PG Rajawali II Jatitujuh juga menjadi salah satu materi aksi damai.
Koordinator aksi, Suhenda mengatakan setidaknya ada empat poin yang ingin pihaknya tuntut dalam gelaran aksi damai tersebut.
Salah satunya proses hukum yang sedang berjalan atas aksi yang terjadi pada 4 hari lalu.
“Ya, ada empat poin yang ingin kami sampaikan kepada pihak PG Rajawali II Jatitujuh Majalengka. Semoga dengan digelarnya aksi damai ini dapat menyelesaikan berbagai persoalan yang selama ini bergulir di masyarakat,” ngkpnya.
Berikut empat poin tuntutan warga kemitraan desa penyangga pabrik gula Jatitujuh:
- Perihal proses hukum yang sedang berjalan, atas terjadinya insiden 21 November 2019 yang mengakibatkan kerugian baik materi maupun fisik.
- Meminta pihak PT PG Rajawali II Jatitujuh Majalengka yang dibantu pihak kepolisian mengusut tuntas atas apa yang terjadi pada insiden 21 November 2019 tersebut.
- Meminta kenyamanan dan keamanan dalam penggarapan lahan yang ada di PT PG Rajawali II Jatitujuh Majalengka.
- Minta kejelasan perihal permasalahan polemik sengketa lahan yang terjadi sejak 2014 sampai sekarang.
Sementara itu, dalam aksi damai tersebut, mendapat pengawalan ketat oleh pihak aparat gabungan yang terdiri dari, TNI, Polri dan Satpol PP serta Dishub Majalengka.
Pengamanan tersebut, dipimpin langsung Wakapolres Majalengka, Kompol Hidayatullah dengan menerjunkan sebayak 147 personil Polres Majalengka.
Ditambah 20 personil Kodim 0617 Majalenka, 25 personil Satpol PP dan 10 personil Dishub Kabupaten Majalengka.
“Alhamdulilah, selama aksi damai berjalan kondusif dan ini merupakan bukti bahwa kehadiran polisi dan aparat keamanan lainnya di tengah-tengah masyarakat sangat bermanfaat,” tandasnya. (jja)
Leave a Reply