DEJABAR.ID, JAKARTA-Sebagai partai yang memiliki ideologi dari sang Proklamator, Soekarno, memiliki ide, gagasan dan cita-cita untuk mewujudkan pembebasan umat manusia dari belenggu penjajahan.
Hal itu, disampaikan oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Bung Karno pada 6 Juni 1901. Hasto mengatakan, cita-cita Bung Karno selalu relevan karena berangkat dari kesadaran yang paling dalam untuk menjadikan politik sebagai alat pembebas bagi umat manusia agar merdeka dari berbagai belenggu penjajahan.
“Dengan demikian intisari dari keseluruhan pemikiran Bung Karno adalah pada perjuangan kemanusiaan itu sendiri” kata Hasto.
Menurut Hasto, Kesadaran Bung Karno untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa pelopor guna memerjuangkan suatu tatanan dunia baru berdasarkan pada Pancasila dengan intisari nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara yang berdasarkan pada ketuhanan, kemanusiaan, kebangsaan, musyawarah, dan keadilan sosial, disertai dengan upaya kongkret memelopori Konferensi Asia Afrika yang melahirkan Gerakan Non Blok, menjadi bukti bahwa gagasan Bung Karno tersebut diterima luas dan menginspirasi banyak bangsa di Asia, Afrika, dan Amerika Latin untuk merdeka.
“Apa yang disampaikan Bung Karno bahwa membumikan Pancasila hanya bisa dilakukan melalui rasa cinta tanah air yang berkobar-kobar, dijalankan untuk mewujudkan Trisakti agar Indonesia benar-benar berdaulat, berdiri di atas kaki sendiri di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan. Dan Trisakti terbukti menjadi credo dari begitu banyak keberhasilan bangsa-bangsa besar di dunia” papar Hasto.(*)
*Sumber Gesuri.id
Leave a Reply