DEJABAR.ID, SUBANG – Sepuluh hari jelang dimulainya masa mudik lebaran 2019, sejumlah fasilitas mudik di jalur Pantura Subang masih terlihat belum memadai untuk menunjang keselamatan para pemudik.
Dari pantauan DEJABAR.ID, sejumlah fasilitas di jalur Pantura Subang khususnya penerangan jalan masih belum menjadi perhatian khusus pihak Kementerian Perhubungan khususnya Dirjen Perhubungan Darat.
Seperti halnya fasilitas penerangan jalan di jalur Pantura khusunya di fly over Pamanukan, tak ada satupun yang menyala. Fly over sepanjang 300 meter tersebut sangat minim penerangan jalan.
“Tak ada satupun lampu yang nyala di atas Fly Over Pamanukan, ini sangat berbahaya dan rawan kecelakaan maupun kejahatan saat pengendara melintasi Fly Over ini dimalam hari” ujar Susilo seorang pengendara motor yang hendak ke Cirebon, Senin (20/5/2019).
Susilo berharap, pada saat musim mudik tiba, dimana puluhan ribu kendaraan akan memadati jalur Pantura dan melintasi Fly Over Pamanukan ini diharapkan pihak terkait bisa segera memperbaiki PJU di Fly Over ini agar bisa kembali menyala.
“Mudah-mudahan saat mudik nanti penerangan jalan di Fly Over Pamanukan dan jalur Pantura umumnya bisa menyala,” harapnya.
Matinya PJU di atas Fly Over Pamanukan juga dibenarkan oleh Kapolsek Pamanukan, ” Ya benar. PJU di atas Fly Over umumnya mati, dan sudah lama juga PJU itu tak menyala,” katanya.
Matinya PJU di atas Fly Over Pamanukan memang sangat rawan bagi pemudik yang melintas di atas Fly Over.
“Masih ditemukan ada beberapa jalan berlubang dan minimnya penerangan jalan di atas Fly Over Pamanukan, bisa berbahaya bagi pemudik dan dapat menyebabkan kecelakaan,” ujarnya.
Pihak Satlantas Polres Subang jauh-jauh hari sudah melayangkan surat ke Kementerian perhubungan terkait banyaknya PJU yang mati di jalur Pantura, namun sejauh ini belum ada respon.Mudah-mudahan menjelang mudik nanti semua PJU yang mati di jalur Pantura Subang khususnya di Pamanukan bisa kembali menyala.(Ahy)
Leave a Reply