Press ESC to close

Kebutuhan Gas Alam di Cirebon Meningkat, Namun Pasokan Masih Sangat Kurang

  • January 3, 2020

Dejabar.id, Cirebon – Perusahaan Gas Negara (PGN) memiliki potensi yang sangat besar untuk berbagai kebutuhan. Sebab, pengolahan gas yang baik akan menjadi prospek masa depan, dan menjadi bahan bakar ramah lingkungan. Hal tersebut diungkapkan oleh Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron, saat reses di Kantor PGN Cirebon, Kamis (2/1/2020).

“Ke depannya, gas akan menjadi lebih baik. Sebab PGN bisa menjadi kebutuhan rumah tangga yang ramah lingkungan,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Kang Hero ini melanjutkan, PGN Cirebon memiliki sejarah yang panjang. Sejak tahun 1925, PGN Cirebon sudah memberikan pasokan dan pengolahan gas alam untuk masyarakat wilayah Cirebon dan sekitarnya,

“Ini sebagai uji petik, bukan hanya di Cirebon, daerah lain pun kami datangi untuk memastikan dan memotret PGN di daerah,” tuturnya.

Hero menambahkan, PGN Cirebon memiliki prospek yang baik. Untuk itu harus dikawal, dijaga, dan dikembangkan guna memberikan dampak positif untuk masyarakat. Selain harganya lebih murah, konfersi minyak ke gas dapat dilaksanakan di seluruh bidang, mulai rumah tangga, industri dan transportasi yang juga memberi dampak positif.

Meskipun begitu, lanjutnya, kekurangan pasokan yang ada di PGN Cirebon harus ada keputusan yang strategis dan harus didorong dari keputusan politis.

“Ke depan PGN harus mempunyai akselerasi yang lebih kuat, hebat dan masif. Adapun kendala yang menjadi persoalan perjalanan PGN perlu diselesaikan,” jelasnya.

Sedangkan menurut Group Head SSM PT PGN Tbk, Santiaji Gunawan, kekurangan pasokan ini sangat penting untuk keberlangsungan PGN dalam rangka melayani industri komersial dan rumah tangga.

Hingga saat ini, pelanggan PGN memiliki 22.800 yang terdiri dari komersial, industri, dan masyarakat yang tersebar di Kota Kabupaten Cirebon dan Majalengka. Untuk tahun 2020, ada penambahan pelanggan di Kota Cirebon sebanyak 5.000 dan di Kabupaten Cirebon sebanyak 5.000 pelanggan.

Namun untuk kekurangan pasokan, lanjut dia, sampai tahun 2027 kebutuhan industri sebanyak 32 MM, dan baru tersedia hanya 2,8 MM.

“Saat ini jumlah keinginan masyarakat akan gas bertambah banyak, namun pasokan ini masih sangat kurang,” pungkasnya.(Jfr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *