DEJABAR.ID, KOTA TASIKMALAYA – Kota Tasikmalaya kini memiliki Lumbung Darah sebagai bentuk antisipasi kurangnya darah yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat. Lumbung darah tersebut pertama di-launching oleh UPTD Puskesmas Kecamatan Mangkubumi di Kampung Munjul Kelurahan Karikil, Kecamatan MNgkubumi, Kota Tasikmalaya, Jumat (19/07/2019).
Kepala Puskesmas Mangkubumi sekaligus Panitia Pelaksana Arif Prianto menyampaikan program Mangkubumi Lumbung Darah (Mang Lurah) ini merupakan program Inovasi Puskesmas Mangkubumi selain program Gerakan Merangkul Ibu Hamil (Gemarak Bumil).
“Mang Lurah ini dilaunching sebagai dukungan dalam kegiatan RW siaga juga yang diharapkan bisa menjadi kelurahan siaga,” ungkapnya.
Selain itu, Mang Lurah ini, menurutnya juga mengingatkan bahwa salah satu penyebab kematian ibu melahrikan karena pendarahan.
“Sekitar 28 persen kematian ibu melahirkan akibat pendarahan. Juga di Kota Tasikmalaya, pertahunnya masih membutuhkan sekitar satu juta kantong darah,” tambahnya.
Ia juga mengungkapkan, saat ini masyarakat sangat kesulitan mencari pendonor darah disaat membutuhkan transfusi, dengan adanya lumbung darah ini diharapkan dapat meringankan dalam hal kebutuhan darah.
“Selain itu tujuan kami meluncurkan program ini yakni guna meningkatkan ketahanan kebutuhan darah di wilayah Mangkubumi,” terangnya.
Sementara, Kabid Promkes Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Cucu Suryani, berharap, dengan adanya lumbung darah ini, akan tersimpan data jenis golongan darah masyarakat sebagai pendonor.
“Jadi akan memudahkan masyarakat yang membutuhkan mencari pendonor darah,” singkatnya. (Ian)
Leave a Reply