Press ESC to close

Massa Desa Karangmulya Geruduk Kantor Kecamatan Padaherang

  • August 6, 2019

PANGANDARAN, dejabar.id – Sebanyak 250 orang lebih yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Kecamatan Padaherang mendatangi Kantor Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Selasa (6/8/19).

Dari pantauan dejabar.id, aksi ratusan massa yang merupakan warga Desa Karangmulya itu menuntut transparansi penggunaan dana pembangunan GOR (Gedung Olahraga) yang dibangun di desa setempat.

Massa pun mensinyalir terdapat dugaan penggelapan anggaran dalam pembangunan GOR tersebut. Hal itu setelah ditemukan tunggakan hutang sekitar Rp 50 juta ke salah satu toko bangunan. Selain itu juga terdapat tunggakan upah kerja sekitar Rp 1,4 juta. Padahal semua pekerjaan sudah selesai.

Kedatangan ratusan massa langsung diterima Camat Padaherang, Kustiman yang didampingi Kapolsek, Danramil, Kabag Ops Polres Ciamis, Kasat Intelkam Polres Ciamis. Muspika meminta delapan orang perwakilan massa untuk audensi di aula kecamatan.

Kabag Ops Polres Ciamis Kompol Sumari mengatakan, pihaknya mengerahkan ratusan personel gabungan dari Polri dan TNI. “Dari Polri kita kerahkan 126 personel terdiri dari Dalmas, Intel, Polsek Rayon, sedangkan dari TNI sebanyak 25 personel,” sebut Kabag Ops.

Kompol Sumari menjelaskan, kedatangan ratusan massa tersebut untuk menyampaikan aspirasinya kepada kecamatan lantaran aspirasi mereka yang sudah dua kali disampaikan di desa tidak membuahkan hasil. “Karena aspirasinya tidak di dengar oleh pihak desa, makanya mereka lakukan audensi ke kecamatan. Kami berharap audensi ini berjalan kondusif,” harap Sumari.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak perwakilan massa masih beraudensi dengan Muspika Padaherang. Dalam aksinya, massa membawa spanduk bertuliskan, “Ayo Kawal Dana Desa dari Koruptor, Koruptor Penghianat, Selamatkan Aset Bangsa dari Para Koruptor, Pembangunan Tidak Merata dan Tidak Ada Transparansi dalam Pelaksanaan Pembangunan”. (dry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *