DEJABAR.ID, SUBANG-Puluhan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Subang, Senin (4/2/2019), melakukan aksi unjuk rasa damai ke kantor DPRD Subang.
Namun unjuk rasa yang dilakukan di kantor DPRD itu tidak mendapat respon. Kemudian para pengunjuk rasa tersebut langsung menuju kantor Bupati Subang.
Para pengunjuk rasa mendapatkan penjagaan ketat dari Satpol PP, dan terjadi saling dorong hingga saling baku hantam lantaran para aktivis itu memaksa masuk kedalam ruangan kantor Bupati. Tidak lama kemudian, para pengunjukrasa yang di Ketua Aris Munandar, langsung diterima oleh Sekda Subang, Aminudin.
Menurut Ketua Umum HMI Cabang Subang Aris Munandar kepada wartawan mengatakan, kita sebagai elemen terkecil dari masyatakat Kabupaten Subang yang sudah semestinya harus selalu berpartisipasi dalam memajukan Kabupaten Subang, baik secara pemikiran, ide, gagasan maupun kontrol sosial terhadap petinggi-petinggi yang ada di Kabupaten Subang.
“Hal tersebut supaya para pejabat Subang bekerja keras dan maksimal untuk kesejahteraan masyarakat, yang tidak hanya jargon -jargon saja yang selangit tapi harus di imbangi dengan kinerja yang baik dan benar sesuai aturan yang berlaku. Kami menilai Bupati sekarang tidak mempunyai program-program yang sistematis, bukan hanya launching saja”, ujar Ketua Umum HMI Cabang Subang.
Aris menambahkan, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Subang sebagai aset umat, dan bangsa mengajak serta mengingatkan kepada seluruh elmen yang ada di Kabupaten Subang, terutama para penyelenggara Negara yang ada di Eksekutif, Legeslatif, dan Yudikatif agar menjalankan tufoksi yang amanah berdasarkan Amat Undang-undang dasar 1945, undang-undang informasi publik, dan undang-undang ASN.
“Harus ada keterbukaan informasi. Seperti penyuluhan dana CSR, gunakan dana CSR untuk kepentingan masyarakat, dan tindak tegas perusahsa yang tidak mengeluarkan CSR nya”, pungkas Aris Munandar.(Ahy)
Leave a Reply