DEJABAR.ID, PANGANDARAN-Dalam rangka menyambut Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-96 tahun yang bertepatan dengan 16 Rajab 1440 H. Sebanyak 350 Pengurus Cabang Nahdladul Ulama (PCNU) Kabupaten Pangandaran menggelar Istighatsah Kubro, Tahlil dan Sholawat Asyghil secara serentak. Istighatsah berlangsung di Gedung Islamic Center Kecamatan Pangandaran. Sabtu (23/03/2019).
Hadir pada kesempatan ini, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Ketua PCNU Pangandaran Kiai Fauzan Azis, Jajaran pengurus PCNU Pangandaran, Para pengasuh Ponpes, Kasi Penmad Kemenag Pangandaran, Buhaeti, Muslimat Pangandaran, Fatayat Pangandaran, Anshor Banser Pangandaran, IPNU dan IPPNU Kabupaten Pangandaran serta warga Nahdiyin Kabupaten Pangandaran.
Ketua PCNU Kabupaten Pangandaran Kyai Fauzan Aziz Muslim, selaku penyelenggara kegiatan menyebutkan bahwa istigotsah, tahlil dan pembacaan shalawat asyghil merupakan rangkaian acara dalam rangka memperingati Harlah NU ke-96 sekaligus memohon doa kepada Allah SWT untuk keselamatan bangsa dan negara.
“Acara ini juga sebagai tindak lanjut dari instruksi PBNU bahwa setiap wilayah PCNU untuk menggelar Istighatsah, tahlil dan shalawat secara serentak di seluruh Indonesia,” ujarnya, Sabtu (23/03/2019).
Sementara itu, Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata dalam sambutannya mengatakan 96 tahun bukan waktu yang pendek. Para pendiri dan pendahulu NU tidak hanya menanamkan nilai-nilai sosial keagaman tapi juga soal kebangsaan.
“NU sudah besar dan tetap solid. Namun jika melihat kondisi sekarang, kaderisasi menjadi sangat penting. Generasi muda harus dibentengi dengan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan,” katanya.
Jeje juga menekankan pentingnya menjaga persatuan, kesatuan serta kebersamaan demi tetap kokoh dan utuhnya seluruh rakyat Indonesia, terutama di Pangandaran.
“Diharapkan melalui rangkaian Istighatsah dan tahlil serta shalawat, Tuhan Yang Maha Esa berkenan memberikan kedamaian dan kesejahteraan kepada seluruh elemen warga Kabupaten Pangandaran khususnya dan bangsa Indonesia umumnya,” pungkasnya.(dry)
Leave a Reply