Press ESC to close

Pria Ini Tega Menyetubuhi Anak Kandungnya Sendiri

  • September 27, 2019

Dejabar.id, Cirebon – Seorang pria yang beralamat di Desa Weru Lor Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, tega menyetubuhi anak kandungnya sendiri yang masih berusia 14 tahun. Bahkan kelakuan bejat tersebut diakui oleh si pelaku dilakukan selama 2 kali.

Menurut Kapolres Cirebon AKBP Suhermanto, kejadian tersebut pertama kalinya dilakukan oleh pelaku pada Bulan Oktober 2017 silam. Saat itu, istri pelaku sedang bekerja di Malaysia sebagai TKW. Pada malam hari sekitar pukul 24.00 WIB, si pelaku pun menyetubuhi korban yang saat itu masih berusia 14 tahun.

“Korban pun diancam akan dibunuh jika berteriak,” jelas Kapolres saat ekspos di Mapolres Cirebon, Jalan Dewi Sartika, Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (27/9/2019).

Aksi bejat pelaku pun kembali dilakukan pada Bulan April 2018. Dengan modus yang sama, yakni mengancam akan dibunuh jika berteriak, maka pelaku kembali menyetubuhi anak kandungnya sendiri.

Kapolres melanjutkan, aksi pelaku pun akhirnya terungkap setelah sang istri pulang dari Malaysia pada September 2019. Saat itu, korban langsung mengadu kepada ibunya dan langsung melaporkannya ke polisi.

“Akhirnya kami langsung membekuk pelaku di rumahnya,” tutur Kapolres.

Kepada awak media, pelaku mengaku khilaf akan perbuatannya. Si pelaku mengaku tidak tahan untuk menyalurkan nafsu bejatnya. Apalagi, perbuatan bejatnya tersebut dilakuan secara sadar dan tidak dalam pengaruh obat-obatan maupun minuman keras. Akibat perbuatannya, si pelaku pun mendapatkan ancaman hukuman 5 hingga 15 tahun penjara.

Saat ini, lanjut Kapolres, petugas kepolisian tengah melakukan trauma healing kepada sang korban. Karena, selama mendapatkan ancaman pembunuhan dan disetubuhi oleh ayah kandungnya tersebut, korban sangat ketakutan. Dia bahkan kerap terlihat tidur di lampu merah di sekitar wilayah Weru hingga Palimanan Kabupaten Cirebon.

“Ketika si pelaku ke rumah, korban keluar rumah karena ketakutan,” pungkasnya.(Jfr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *