DRJABAR.ID, CIREBON-Prestasi membanggakan telah diraih oleh RW 10 Kampung Samadikun Selatan, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon. Pasalnya, pada tanggal 22 Desember 2018 lalu, RW 10 Samadikun Selatan meraih peringkat ketiga dalam Lomba Kelurahan Binaan Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) tingkat Provinsi Jawa Barat 2018 di Bandung.
Menurut Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Kota Cirebon, Siti Halimah, dipilihnya RW 10 Samadikun Selatan sebagai juara ketiga kategori pengelola terbaik, sesuai dengan penilaian tim juri dari Provinsi Jawa Barat.
“Alhamdulillah RW 10 Samadikun Selatan mendapatkan juara ketiga tingkat Provinsi Jawa Barat. Ini suatu prestasi yang membanggakan bagi Kota Cirebon,” jelasnya saat ditemui di Kantor Dinas Sosial Kota Cirebon, Jumat (4/1/2019).
Halimah mengakui, dirinya tidak mengetahui apa saja yang dinilai oleh tim juri. Hanya saja, pihaknya hanya mengkoordinir dan menggerakkan SKPD yang lain, dunia usaha, hingga swasta seperti perbankan semuanya ikut terlibat dalam masa penilaian tim juri.
Meskipun hanya mampu menyabet juara tiga, lanjut Halimah, hal tersebut bisa menjadi bukti bahwa Kota Cirebon terus bergerak menuju perubahan yang lebih baik. Keberhasilan saat ini tidak terlepas dari seluruh unsur yang terlibat baik RW, kader-kader, dan seluruh SKPD lainnya.
“Peraihan juara ini tidak semata-mata hanya dari DSP3A saja, tetapi juga semua unsur yang terlibat sangat berperan penting,” tuturnya.
Halimah mengaku, setelah mendapatkan juara ketiga ini, ada banyak perubahan yang terjadi, seperti pelaksanaan bakti manunggal satata sariksa, yakni adanya perbaikan saluran air dan jalan di dalam gang. Selain itu, di wilayah yang awalnya terdapat sampah berserakan, kini menjadi bersih. Kemudian, ada evaluasi pembinaan terakhir dari RW, kader-kader, rumah zakat, sehingga terbentuknya sebuah bank sampah, dan kepengurusannya.
“Lalu, Baperkam kini ada tanaman penghijauan. Di rumah-rumah di sepanjang jalan gang juga sebagian besar sudah memiliki tempat sampah dan penghijauan,” jelasnya.
Dengan adanya perubahan dan predikat juara ketiga, Halimah berharap agar masyarakat di lokasi P2WKSS terus melanjutkan program-program terpadu tersebut. Di sisi lain, pelaksanaan lomba binaan kelurahan itu menambah nilai-nilai ekonomis dan perubahan perilaku masyarkat yang semakin baik.
“Semoga masyarakat bisa melanjutkan program-program positif tersebut,” pungkasnya.(Jfr)
Leave a Reply