dejabar.id, Pangandaran – Salah seorang nelayan bernama Suherlan (59) warga Dusun Batukaras Rt 13/06 Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, dikabarkan hilang tenggelam diperairan muara Bojongsalawe, Desa Kalangjaladri, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat Selasa (1/10/19) sekitar Jam 23.15 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan, korban dikabarkan hilang tenggelam saat menolong kerabat yang perahunya mengalami troble ketika hendak masuk ke pelawangan muara Bojongsalawe.
Pengurus Rukun Nelayan (RN) Bojongsalawe Nanang Junaedi menyebutkan, bahwa korban (Suherlan) melaut bersama dengan dua rekannya yakni Wawan (22) dan Karsidin (50) menggunakan perahu bertuliskan Jaya Abadi.
“Saat pulang melaut, perahu yang ditumpangi korban bersama dua rekannya itu beriringan dengan perahu lain bernama Honda Jazz yang ditumpangi oleh Jajang Rahmat (42) dan Abdul Matin (48) dalam kondisi bermuatan ikan,”ujarnya kepada wartawan. Rabu (2/10/19).
Namun, kata Nanang, ketika kedua perahu tersebut masuk ke pelawangan muara Bojongsalawe, tiba-tiba perahu Honda Jazz mengalami troble yaitu baling-baling mesin terlilit jaring hingga mesin mati.
“Kemudian penumpang perahu Honda Jazz meminta tolong kepada perahu Jaya Abadi yang langsung diamini oleh korban turun dan pergi untuk memberikan golok kepada rekan di perahu Honda Jazz,”tuturnya.
Nanang mengatakan, pada saat korban usai memberikan golok kepada rekannya untuk memotong jaring di baling mesinnya, korban pun langsung naik keatas perahu Honda Jazz.
“Setelah selesai, perahu Honda Jazz pun melanjutkan untuk mendarat, tapi saat melaju tiba-tiba perahu Honda Jazz dihempas gelombang hingga perahu tenggelam,”kata Nanang.
Sedangkan ketiga penumpang perahu Honda Jazz termasuk korban terbawa arus kencang saat gelombang menghantam perahu tersebut.
“Dua orang nelayan di perahu Honda Jazz Jajang Rahmat dan Abdul Matin berhasil selamat sedangkan korban (Suherlan) menghilang,”sebutnya.
Pantauan dejabar.id dilapangan, Rabu (2/10/19) pukul 15.00 WIB BASARNAS POS TASIKMALAYA dan SAR gabungan Pangandaran melaksanakan pencarian korban tenggelam di laut, pencarian dibagi menjadi 3 TIM, TIM ke 1 menyusuri pesisir pantai sejauh 3 KM, TIM 2 menyisir di laut ke arah Timur (Batuhiu) sejauh 2 KM, TIM 3 Menyisir dilaut ke arah Barat (Batukaras) sejauh 3 KM.
Namun hasil penyusuran tim SAR masih nihil, penyisiran di Darat dilaksanakan malam pada pukul 20.00 sampai 00.00 WIB dan di lanjutkan besok pagi.
Adapun Unsur SAR yang melakukan pencarian korban lakalaut diantaranya, BASARNAS Pos Tasikmalaya, TNI AL Pangandaran, Polairud Polres Ciamis, Polsek Parigi, BPBD Pangandaran, SAR KUD Nelayan, POTSAR Pangandaran, SAR MTA, TAGANA, VERTICAL RESCUE INDONESIA dan FKDM Batukaras. (dry)
Leave a Reply