DEJABAR.ID, PANGANDARAN – Proyek perbaikan jembatan di Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, ternyata tidak semulus dengan apa yang diharapkan. Pasalnya, perbaikan jembatan tersebut malah menimbulkan permasalahan baru dengan terjadinya kemacetan panjang. Hal tersebut juga menuai polemik dibeberapa kalangan wisatawan, warga dan lainnya.
Menyikapi hal tersebut, Ketua LSM GMBI Distrik Pangandaran, Agus Supendi pun angkat bicara, menurut dia, bahwa perbaikan jembatan saat ini kebijakan yang tidak tepat sehingga membuat Pariwisata tersendat.
“Ini cermin ketidak profesionalan pengelolaan dari pemegang kebijakan dan tampak nyata tidak adanya alur koordinasi yang baik diantara stakeholder di Pangandaran,” ujarnya kepada dejabar.id saat ditemui di Bundaran Patung Ikan Marlin, Minggu (07/07/2019) malam.
Agus mengatakan, berapa ratus juta kerugian yang diakibatkan dari peristiwa tersebut yang di alami oleh masyarakat khususnya pelaku usaha baik retail atau Pariwisata.
“Secara pandangan saya, terkesan proyek ini terlalu dipaksakan sehinga kami bertanya-tanya kenapa? dan ada apa?” cetusnya.
Dalam waktu dekat, Agus menegaskan pihaknya akan melakukan audensi ke pihak DPRD. (dry)
Leave a Reply