Press ESC to close

Duh! Kondisi Bangunan SDN 1 Mekarsari Pangandaran Mengkhawatirkan Anak dan Guru

  • November 22, 2018

DEJABAR.ID, PANGANDARAN-Kondisi bangunan SDN 1 Mekarsari di Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat nampak memprihatinkan. Pasalnya, ruang kelas yang ada dan selasar sekolah plafonnya bolong-bolong berjatuhan. Pihak sekolah bukan berarti tidak tahu betapa bahayanya kondisi tersebut terhadap keselamatan anak didiknya serta kenyamanan aktivitas belajar mengajar.
Dari pantauan reporter Dejabar.id, Kondisi plafon (langit-langit-red) yang berjatuhan tersebut, bukan saja akibat kaso-kaso penahan eternit yang sudah pada lapuk akibat kebocoran atap genteng, namun hal itu pun terjadi akibat goncangan gempa yang terjadi pada tahun 2017 lalu. Padahal kondisi ini sudah sejak lama dilaporkan pihak sekolah bahkan diajukan kepada instansi terkait, namun hingga saat ini belum ada realisasi.
Menurut keterangan, kepala sekolah SDN 1 Mekarsari, Dede Sutisna, S.Pd  membenarkan bahwa bangunan sekolah yang dipimpinnya itu dalam kondisi mengkhawatirkan.
“Hampir seluruh ruang kelas berkategori rusak. Secara umum bangunan sekolah kami ini masuk dalam kategori rusak berat,” ujarnya kepada Dejabar.id, Kamis (22/11/2018).
Padahal, kata Dede, pihaknya sudah menyampaikan dalam bentuk laporan, baik secara lisan maupun dalam bentuk profosal kepada pihak pemerintah melalui dinas induk kami.
“Tetapi sampai saat ini apa yang kami harapkan belum ada tanda-tanda kapan akan direalisasikannya,” imbuhnya.
“Kami berharap pihak yang berkompeten tidak menutup kemungkinan ada pihak ketiga yang peduli dan tidak mengikat selaras dengan aturan yang ada, dengan senang hati kami akan menerima bantuan tersebut, demi keselamatan dan kenyamanan proses belajar mengajar warga didik kami.” harap Dede.
Hal senada dikatakan salah seorang guru yang enggan menyebutkan namanya itu menambahkan bahwa pendidik itu pun sama memiliki harapan besar terhadap pihak pemerintah agar segera memberikan perhatian serius untuk SDN 1 Mekarsari.
“Kami para guru betul-betul khawatir dengan keadaan ruang belajar seperti ini, kasihan para siswa kalau lagi belajar, atau melintas di selasar sekolah yang atapnya sudah rapuh tersebut. Terlebih kini sudah masuk musim penghujan, kondisi bangunan sekolah kami kian memprihatinkan.”tutupnya.
Hingga berita ini dirilis belum ada pernyataan dari pihak Disdikpora Kabupaten Pangandaran. (dry)
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *