DEJABAR.ID, MAJALENGKA – Apa jadinya lomba tarik tambang jika pesertanya harus mengalahkan lawannya berupa mesin road rollers.
Ya, mesin penggilas jalan atau biasa disebut slender atau stum alat berat serba besi yang digunakan untuk memadatkan tanah, kerikil, beton ataupun aspal dalam pembangunan jalan dan pondasi.
Perlombaan unik sekaligus menjadi bahan tontonan menarik ini, berlangsung di kegiatan acara peringatan Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-73 tahun 2018 di lingkungan Dinas BMCK Kabupaten Majalengka, Kamis (29/11/2018).
Di perlombaan tersebut, dalam satu tim grupnya terdiri dari 10 orang peserta rata-rata bertubuh tegap dan kekar.
Tak cukup hanya itu saja, sebab di laga ini dibutuhkan pula teknik khusus tumpuan pijakan kaki pada tanah serta kekompakan dalam melakukan tarikan demi tarikan oleh para peserta untuk berhasil menggeser stum ke titik finish berjarak sekitar 10 meter dengan waktu secepat mungkin.
Kepala Dinas BMCK Kabupaten Majalengka, Eman Suherman mengatakan, tarik tambang dengan stum ini sengaja diadakan sebab mengandung filosofi nilai perjuangan dan persatuan.
“Sengaja adakan kegiatan ini, agar mengingatkan kami bahwa dalam perjuangan sebuah team work harus didasari dengan kekompakan, bersinergitas dan secara bersama-sama untuk meraih keberhasilan,” jelasnya. (jja)
Leave a Reply