DEJABAR.ID, BOGOR-Bencana puting beliung terjadi di wilayah Kota Bogor. Ratusan rumah ambruk dihantam angin. Belasan pohon yang berada di sepanjang jalan raya di wilayah Bogor Selatan tumbang dan menimpa belasan kios dan kendaraan. Dalam peristiwa ini, seorang perempuan meninggal dunia setelah mobil yang dikendarainya tertimpa pohon.
Dahsyatnya angin puting beliung di Kota Bogor terjadi sekitar pukul 15;00 WIB. Saat itu hujan sedang lebat. “Pokoknya pas kejadian itu memang lagi hujan besar. Terus itu angin tiba-tiba besar, berputar-putar dan itu semua bangunan kios ambruk semua. Kebanyakan atapnya rusak,” kata Andriansyah (34), warga di Jalan Raya Cipaku.
“Semua orang teriak, banyak yang takbir juga. Pokoknya itu angin seram sekali. Pohon banyak yang roboh. Pas kejadian saya di dalam rumah. Terus keluar, diam di teras, takut rumah ambruk juga ” tambah Agus.
Pantauan Dejabar.id sejumlah pohon besar di Kelurahan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, bertumbangan disapu angin puting beliung. Di Jalan Silwangi dan Jalan Batutulis, pohon kenari berukuran besar tumbang dan menimpa sedikitnya 5 mobil dan 6 motor. Satu kendaraan minibus bahkan ambruk tertimpa pohon kenari berukuran besar.
Di jalan raya Lawanggintung, beberapa pohon serupa dengan ukuran besar yang berdiri di sepanjang jalan Lawanggintung ambruk menimpa kios-kios dan 3 mobil yang melintas. Di lokasi ini, seorang perempuan bernama Enny Reno (46) meninggal dunia setelah mobil yang dikendarainya tertimpa pohon kenari.
“Korban diduga sedang dalam perjalanan paulang, kemudian di lokasi mobilnya tertimpa pohon. Korban sendirian di dalam mobil. Korban meninggal di lokasi. Korban atasnama Eni Reno, warga BNR Bogor Selatan,” kata Camat Bogor Selatan Sudjatmiko saat ditemui di jalan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis (6/12/2018).
“Korban langsung dievakuasi ke RS PMI Bogor,” imhuhnya.
Tidak hanya di Kelurahan Lawanggintung, angin puting beliung juga menyapu ratusan rumah di wilayah lain di Kecamatan Bogor Selatan.
Sudjatmiko menyebut, sejauh ini pihaknya belum mendata jumlah rumah rusak yang terdampak anginnputing beliung yang terjadi pada Kamis sore tadi. Namun berdasarkan data sementara ada lebih dari 200 rumah dan kios di Kelurahan Batu Tulis, Kecamatan Bogor Selatan yang rusak berat.
“Belum semua ya datanya, masih sementara. Di Kelurahan Lawanggintung sejauh ini ada lebih dari 50 rumah. Ratusan rumah di Kelurahan Pamoyanan dan Kelurahan Rangga Mekar juga rusak berat karena atap rumahnya tersapu angin. Sejauh jini belum ada informasi oorban lain, cuma satu orang meninggal dunia tertimpa pohon. Mudah-mudahan tidak ada korban jiwa lagi,” kata Sudjatmiko.
Selain menimpa rumah dan kios, angin puting beliung juga menyapu atap Stasiun Batu Tulis dan mengakibatkan listrik di stasiun mati. Angin puting beliung juga mengakibatkan pohon tumbang dan melintang di perlintasan kereta api. Akibatnya, perjalanan kereta Sukabumi-Bogor tertunda selama 30 menit.
“Ada pohon tumbang di kilometer 8 antara stasiun Maseng-Stasiun Batu Tulis. Sehingga perjalanan tertunda, cuma 30 menit, sekarang sudah lancar lagi,” kata Kepala Stasiun Batu Tulis, Joko Sugianto.(Sol)
Leave a Reply