Press ESC to close

Kota Cirebon Miliki Pemimpin Baru, Warga Langsung Tagih Permasalahan PKL

  • December 12, 2018

DEJABAR.ID, CIREBON – Walikota Cirebon dan Wakil Walikota Cirebon terpilih, Nasrudin Azis dan Eti Herawati, secara resmi dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hari ini di Gedung Sate, Bandung, Rabu (12/12/2018). Pelantikan tersebut tentunya membawa harapan baru bagi warga Kota Cirebon bagi pemimpinnya yang baru saja dilantik.
Contohnya seperti yang dituturkan oleh Lengga Ferdiansyah (32), salah satu warga Kota Cirebon. Dirinya merasa senang karena Kota Cirebon telah mempunyai pemimpin baru, meskipun proses pemilihan kepala daerah dilaksanakan dua kali pemungutan suara.
Dengan dilantiknya Nasrudin Azis dan Eti Herawati, dirinya berharap keduanya dapat menjalankan visi misinya dalam membangun Kota Cirebon. Karena, masih banyak pekerjaan rumah yang belum selesai di masa kepemimpinan walikota lalu. Seperti permasalahan banjir, potensi wisata yang belum tergali, minimnya ruang terbuka hijau, serta masih banyak lagi persoalan lainnya.
“Saya berharap di bawah kepemimpinan walikota dan wakil walikota terpilih, bisa secepatnya melanjutkan program pembangunan yang ada, bila perlu menambah kembali program baru untuk kemajuan pembangunan,” jelasnya saat ditemui Dejabar.id di Jalan Brigjen Dharsono (By Pass) Kota Cirebon, Rabu (12/12/2018).
Hal senada pun dituturkan oleh Apri Siti (21) selaku mahasiswi Unswagati Cirebon yang juga warga Kota Cirebon. Dia berharap dengan pelantikan walikota Cirebon, akan lebih baik dari sebelumnya.
Menurutnya, banyak PR walikota yang harus dikerjakan di 100 hari pertama kerja. Contohnya seperti permasalahan PKL, sampah, dan jalanan. Karena itu, dirinya sangat berharap pula walikota baru ini bisa benar-benar memberikan perubahan Kota Cirebon, apalagi dengan sudah adanya bantuan program dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam perubahan Kota Cirebon.
“Semoga tidak ada pula kasus gratifikasi seperti yang terjadi di Kabupaten Cirebon,” harapnya saat ditemui di kampusnya di Jalan Brigjen Dharsono, Kota Cirebon.
Sedangkan menurut salah seorang pedagang kaki lima (PKL) saat ditemui di kawasan Bima, Siti Masitoh (54), dirinya berharap agar walikota bisa membawa perubahan yang lebih baik. Dia juga berharap agar para PKL bisa lebih ditata dan diberi tempat yang layak.
Masitoh mengatakan, jika memang mau merelokasi PKL, jangan asal main gusur dan semena-mena saja. Karena, PKL juga, menurutnya, sama-sama mencari makan.
“Semoga para PKL ini bisa lebih diperhatikan lagi,” pungkasnya.(Jfr)
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *