DEJABAR.ID, CIREBON – Kota Cirebon yang merupakan kota yang sarat akan sejarah dan budaya, memiliki keraton-keraton sebagai pusat pemerintahan pada masa lalu. Karena itu, keraton merupakan aset heritage yang luar biasa bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kota Cirebon.
Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Cirebon Eti Herawati usai menghadiri acara pemberian dana CSR Bank Jabar Banten (BJB) di Keraton Kasepuhan, Kota Cirebon, Jumat (14/12/2018).
“Saya merasa bangga mempunyai beberapa keraton yang terus menjadi destinasi wisata. Karena, keraton merupakan bagian penting dalam perkembangan Kota Cirebon sehingga menjadi jantung dalam berbagai kegiatan pembangunan,” jelasnya.
Eti menambahkan, semua pihak harus turut serta membantu menjaga kelestarian keraton termasuk pihak perbankan. Seperti apa yang diberikan oleh BJB, yang searah dengan program Pemerintah Daerah Kota Cirebon, yaitu visi sehati.
“Pemerintah bersama masyarakat mewujudkan Kota Cirebon sebagain kota kraetif berbasis budaya dan sejarah untuk lima tahun ke depan. Tentunya pihak lain juga harus mengikuti jejak BJB untuk memberikan dana CSR ke Keraton,” tuturnya.
Menurut pimpinan cabang PT BJB, Budi Jamaludin, pemberian dana CSR ini bertujuan untuk mendukung dan membantu melestarikan warisan budaya di daerah. Sehingga, dapat dimanfaatkan sebaik mungkin merawat budaya
“Saya percaya Keraton Kasepuhan selalu menjaga warisan budaya dengan baik,” jelasnya.
Sedangkan menurut Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat, Keraton Kasepuhan terus melakukan perubahan untuk melestarikan dan menjaga nilai-nilai budaya. Pelestarian dilakukan juga dengan memperbaiki berbagai benda atau bangunan tanpa mengurangi nilai sejarahnya.
“Alhamdulillah sekarang kami kembali mendapat dana CSR dari BJB. Karena bukan hanya kali ini BJB juga pernah membantu merenovasi sekolah menengah pertama Pakungwati yang ada di lingkungan Keraton Kasepuhan,” ujar Sultan Arief.
Sultan melanjutkan, kunjungan para wisatawan di Keraton Kasepuhan terus meningkat seiring banyak dikenal keberadaan di masyarakat dalam dan luar negeri. Berdasarkan catatan, Keraton Kasepuhan rata-rata dikunjungi hingga 2000 orang setiap hari. Sedangkan weekend hingga 3000 wisatawan.
“Ini bukti wisata sejarah masih tetap menjadi primadona. Kami berharap Pemerintah Daerah Kota Cirebon yang memiliki pemimpin baru memiliki semangat meningkatkan pariwisata,” pungkasnya.(Jfr)
Leave a Reply