Press ESC to close

Ratusan Hektar Sawah di Suranenggala dan Panguragan Terendam Banjir, Petani Gagal Panen

  • January 3, 2019

DEJABAR.ID, CIREBON – Hujan deras yang turun semalaman, menyebabkan ratusan hektar sawah di Kecamatan Suranenggala dan Kecamatan Panguragan Kabupaten Cirebon terendam banjir. Akibatnya, petani mengalami gagal panen dan merugi.
Menurut salah satu petani, Munadi (50) warga Desa Suranenggala Lor, Kecamatan Suranenggala Kabupaten Cirebon, sekitar 1 hektar lahan sawah miliknya terendam banjir. Padahal, dirinya baru saja menebar benih belum lama ini.
“Baru saja saya menebar benih padi di sawah beberapa hari yang lalu. Karena hujan deras tadi malam, sudah tenggelam semuanya,” jelasnya saat ditemui Dejabar.id di tepian sawahnya yang terendam banjir di Desa Suranenggala Lor, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, Kamis (3/12/2019).
Munadi menuturkan, petani-petani di sekitar lahan miliknya juga baru saja menebar benih, sekitar satu bulan atau sepuluh hari yang lalu. Mereka masih belum memasuki masa tanam. Namun, dengan adanya banjir yang merendam lahan sawah, benih-benih tersebut tenggelam dan terancam tidak bisa tumbuh.
“Ruginya sekitar Rp300ribu hingga Rp500ribu,” jelasnya.
Hal senada pun dituturkan oleh petani lainnya, Adwi (55). Dengan adanya kejadian banjir yang menenggelamkan sawahnya, hingga sudah seperti danau, dirinya hanya pasrah. Padahal, lahan setengah hektar miliknya baru saja ditanami padi sekitar setengah bulan lalu. Kini, semuanya terendam banjir.
“Baru kali ini mengalami banjir sampai kerendam,” jelasnya.
Selain ancaman banjir yang merugikan, para petani juga kerap dirugikan oleh hama tikus yang memakan habis tanaman. Karena itu, para petani kerap berjaga-jaga di sekitar sawah untuk mengantisipasi adanya hama tikus.
“Dengan banjir begini, saya hanya bisa pasrah saja. Mau gimana lagi,” tutur Adwi.
Meskipun ada petani yang membiarkan banjir tersebut merendam lahan miliknya, ada juga yang memasang pompa agar air yang merendam lahan sawah, dibuang ke sungai irigasi sawah. Meskipun begitu, ketinggian air semakin bertambah sejak pagi tadi.
“Padahal tadi pagi banjirnya tidak setinggi ini. Sekarang sudah semakin tinggi,” pungkasnya.(Jfr)
 
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *