Press ESC to close

Pangandaran Mulai Laksanakan Program J'Bret

  • January 16, 2019

DEJABAR.ID, PANGANDARAN-Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Kabupaten Pangandaran sosialisasikan inovasi layanan Samsat J’Bret (Samsat Jawa Barat Ngabret).
Sosialisasi inovasi terbaru layanan Samsat J’Bret  dihadiri oleh para tamu undangan dari berbagai pegawai toko-toko minimarket, yakni Indomart, Alfamart dan juga Bank BJB Cabang Pangandaran. Kegiatan sosialisasi berlangsung di Aula Samsat P3D Wilayah Pangandaran. Selasa (15/01/2019).
Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Pangandaran, Achmad Antony mengatakan, peluncuran Samsat Jawa Barat Ngabret (Samsat J’Bret) ini merupakan inovasi terbaru dari Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) yang  membuat terobosan baru untuk mempermudah pembayaran pajak kendaraan bermotor.
“Samsat J’Bret merupakan salah satu wujud visi dan misi Pemerintah Jabar Juara Lahir dan Batin melalui inovasi dan kolaborasi agar masyarakat semakin mudah membayar pajak kendaraannya,” ujarnya kepada Dejabar.id di ruang kerjanya, Selasa (15/01/2019).
Antony menyebutkan inovasi Samsat J’bret merupakan yang pertama di Indonesia dalam hal pembayaran pajak kendaraan dan juga Komitmen pak Gubernur Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur  memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dalam hal ini pembayaran tidak usah melalui Samsat induk atau E-samsat saja.
“Sekarang masyarakat bisa membayar pajak kendaraannya melalui Bank BJB (ATM, Teller,SMS Banking dan Internet Banking) PPOB (Alfamart, Indomart, Alfamidi, Fintech (Bukalapak, tokopedia dan Kaspro),” paparnya.
Sementara itu, lanjut dia, wajib pajak setelah melakukan pembayaran pajak di Indomaret atau Alfamart hanya tinggal membawa struknya ke Samsat induk atau ke Bank BJB serta ke Unit Lantas Polsek Kalipucang untuk di lakukan penetapan atau pengesahan.
“Bagi masyarakat yang sudah membayar pajak di Indomaret terus belum sempat ke samsat untuk pengesahan jangan khawatir karena ada batas tenggang waktu selama 30 hari,”jelas Antony.
Antony berharap dengan hadirnya pelayan prima ini membuat masyarakat lebih taat lagi untuk membayar pajak kendaraannya.
“Secara demogratis pangandaran ini luas jadi dengan adanya Samsat Jawa Barat Ngabret dengan melibatkan 48 toko modern diharapkan masyarakat lebih disiplin bayar pajak,” pungkasnya.(dry)
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *