Press ESC to close

Unswagati Cirebon Ubah Nama Jadi UGJ

  • January 16, 2019

DEJABAR.ID, CIREBON-Masyarakat Kota Cirebon dan sekitarnya tentu sudah tidak asing dengan kampus Universitas Swadaya Gunung Jati atau yang biasa disingkat Unswagati. Kampus yang sudah berdiri selama 58 tahun ini menjadi salah satu perguruan tinggi kebanggaan masyarakat Kota Cirebon dan sekitarnya.
Setelah bertahun-tahun menggunakan singkatan Unswagati, kampus tersebut akhirnya soft launching nama baru, yakni UGJ, bertepatan di malam puncak perayaan Dies Natalis ke 58.
Menurut Rektor UGJ, Mukarto Siswoyo, penggantian singkatan ini sesuai anjuran Menristekdikti, Mohamad Nasir, dan keinginan sejak lama dari Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati.
“Unswagati harus bisa mengikuti perkembangan zaman. Di era saat ini, orang-orang ingin serba cepat, simpel, dan mudah. Salah satunya adalah dengan rebranding nama Unswagati menjadi UGJ ini,” jelasnya saat perayaan Dies Natalis di kampus UGJ, Jalan Pemuda Kota Cirebon, Selasa (15/1/2019) malam.
Mukarto menjelaskan, penyebutan UGJ lebih mudah diingat dan mudah diucapkan masyarakat Indonesia di dalam maupun luar negeri. Seiring dengan perubahan nama, visi misi pun turut berubah, disesuaikan dengan perkembangan dan tuntutan zaman.
Adapun nama “Gunung Jati” yang ada pada kampus, lanjut Mukarto,  tetap disertakan, karena berkaitan dengan salah satu wali sekaligus tokoh berpengaruh dalam sejarah perkembangan Islam di Cirebon, yakni Sunan Gunung Jati. Sehingga, namanya akan terus dipakai.
Dengan adanya perubahan nama ini,  tambahnya, sosialisasi akan dilakukan secara masif dan kontinyu. Karena, masyarakat Kota Cirebon dan sekitarnya tentu masih akrab dengan nama Unswagati.
“Sosialisasi pertama dilakukan di lingkungan sivitas akademika. Setelah itu sosialisasi ke publik, termasuk pemerintah pusat maupun daerah serta stakeholder terkait,” tuturnya.
Sedangkan menurut Walikota Cirebon Nashrudin Azis yang turut hadir dalam acara Dies Natalis tersebut, dirinya sangat bangga karena di Kota Cirebon memiliki kampus yang sudah dikenal secara nasional dan masuk dlm jajaran kampus terbaik.
Dirinya pun berjanji selama masa kemimpinananya 5 tahun ke depan, akan mensuport penuh untuk mendorong UGJ agar menjadi universitas terkenal di Indonesia.
“Saya minta untuk didaulat menjadi Ketua Dewan pertimbangan pemerintahan. Kenapa, karena saya yakin bahwa kualitas UGJ saat ini tidak kalah dengan universitas terkenal lainnya di Indonesia. Sehingga dapat membantu membangun kota Cirebon ke depannya,” pungkasnya.(Jfr)
 
 
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *