DEJABAR.ID, CIREBON – Saat ini, tidak ada negara yang terbebas dari penyakit HIV/AIDS. Penyakit ini menyebabkan berbagai krisis secara bersamaan, krisis kesehatan, krisis pembangunan negara, krisis ekonomi, pendidikan, dan juga krisis kemanusiaan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Danrem 063/SGJ Kolonel Arm Maryudi S. Sos melalui Kasi Pers Korem 063/SGJ Letkol Inf Efendi Muchtar S. Sos, M.H dalam penyuluhan kesehatan tentang penyakit HIV/AIDS yang dilaksanakan di Aula Makorem 063/Sunan Gunung Jati, Jalan Brigjen Dharsono (By Pass) Kota Cirebon, Kamis (17/01/2019).
“Dengan kata lain, HIV/AIDS menyebabkan krisis multi dimensi,” jelasnya.
Sebagai krisis kesehatan, lanjutnya, HIV/AIDS memerlukan respon dari masyarakat, layanan pengobatan, dan perawatan untuk individu yang terinfeksi HIV. Karena, penanganan penyakit ini juga memerlukan pendekatan secara moral dari orang-orang terdekat.
Untuk itu, lanjut Efendi, agar terhindar dari HIV/AIDS, para anggota TNI diminta untuk selalu meningkatkan iman dan taqwa, meningkatkan peran keluarga, penanaman nilai moral secara dini, dan meningkatkan peran orang tua.
“Melalui kegiatan penyuluhan kesehatan ini, seluruh anggota diharapkan semakin sadar dan tahu dampak kerugian dari HIV/AIDS,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, menurut Dr. Irwan Rinaldi selaku Dokter Umum Rumkit TK lll 03.06.01 Ciremai, HIV/AIDS dapat menular dengan berbagai macam cara, seperti dengan menggunakan jarum suntik bekas secara bergantian yang telah tertular darah yang terinfeksi virus HIV/AIDS, menerima tranfusi darah yang terinfeksi virus HIV/AIDS, dan hubungan seks bebas layaknya suami isteri yang salah satunya terinfeksi HIV/AIDS.
“Kita dapat mengetahui tentang HIV/AIDS karena penyakit tersebut dapat menular dengan berbagai macam cara. Karena itu, sebaiknya kita menghindari hal-hal yang bisa menularkan penyakit tersebut,” pungkasnya.(Jfr)
Leave a Reply