Press ESC to close

Danrem 063/SGJ Ingatkan TNI Harus Netral di Pemilu 2019

  • January 17, 2019

DEJABAR.ID, CIREBON-Pesta Demokrasi 2019 merupakan even akbar nasional yang menjadi perhatian berbagai lapisan masyarakat. Dengan demikian, Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden harus dapat berjalan dengan lancar, aman, damai, dan sukses. Makanya, stabilitas nasional harus tetap terjaga sebelum, selama, dan setelah pemilihan tersebut.
Hal tersebut diungkapkan oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, yang dibacakan oleh Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Arm Maryudi S.Sos dalam Upacara 17-an awal tahun 2019 yang dilaksanakan di lapangan Makorem 063/Sunan Gunung Jati, Jalan Brigjen Dharsono (By Pass) Kota Cirebon, Kamis (17/01/2019).
“Netralitas TNI kembali harus kita tunjukkan. Oleh karenanya saya perintahkan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI untuk berpegang teguh pada pedoman netralitas yang telah saya canangkan,” jelasnya.
Selain itu, lanjutnya, TNI jangan terpengaruh pada berbagai isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Sebab, TNI harus bisa memegang teguh rantai komando, dan laporkan kepada komandan satuan bila menemui kendala.
Danrem melanjutkan, sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional, TNI dinilai mampu harus menjadi perekat kemajemukan dalam menjaga kebhinnekaan. TNI bersama-sama segenap komponen bangsa harus melaksanakan tugas dengan tulus dan ikhlas dalam mewujudkan rasa aman dan tenteram di masyarakat.
“TNI harus bisa menjalankan tugas dengan baik demi masyarakat. Sehingga, sinergi dengan berbagai kementrian dan lembaga, serta seluruh komponen bangsa harus dipelihara dan ditingkatkan, tidak sekedar menjadi slogan,” jelasnya.
Perkembangan situasi lainnya, lanjut Danrem, juga tetap menjadi bagian dari kewaspadaan TNI. Kondisi regional dan global yang terkait, baik secara langsung maupun tidak langsung, tidak boleh luput dari pengamatan dan antisipasi TNI.
Selain itu dalam setiap pelaksanaan tugas pokoknya, tambahnya, TNI harus bersatu dan manunggal bersama rakyat. TNI adalah bagian dari rakyat, dan kemanunggalan TNI dan rakyat adalah marwah NKRI sejak negeri ini berdiri.
“Berbagai ancaman seperti terorisme, separatisme, radikalisme, serta berbagai ancaman kejahatan lintas negara harus dapat kita atasi,” pungkasnya.(Jfr)
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *