Press ESC to close

Mengintip Rangkaian Perayaan Tahun Baru Imlek di Vihara Dewi Welas Asih Kota Cirebon

  • January 28, 2019

DEJABAR.ID, CIREBON-Tahun Baru Imlek merupakan perayaan yang paling ditunggu-tunggu oleh masyarakat, terutama etnis Tionghoa. Karena itu, berbagai persiapan dilakukan di klenteng-klenteng atau vihara sebagai tempat central dilakukannya perayaan Imlek. Salah satunya adalah yang dilakukan di Vihara Dewi Welas Asih di Jalan Kantor Kota Cirebon.
Menurut Romo Djunawi selaku Pembina Umat Budha Vihara Dewi Welas Asih, terdapat beberapa rangkaian dalam rangka perayaan Tahun Baru Imlek hingga memasuki Cap Go Meh atau penutupan di klenteng yang sudah berusia ratusan tahun tersebut. Untuk kegiatan awal, dilakukanlah bakti sosial Imlek 2019 pada Minggu (27/1/2019) kemarin. Bakti sosial ini bertujuan untuk memupuk rasa kebersamaan dan berbagi menjelang perayaan Imlek.
Kemudian pada Senin (28/1/2019), dilakukan sembahyang Antar Kongco (Sang Sin dan Liam Keng). Kongco merupakan simbol Siwa dan Budha. Umat Hindu dan Buddha tidak merasakan suatu perbedaan. Sehingga, semua datang sembahyang ke sini.
“Semuanya datang ke sini dari berbagai Kongco,” jelasnya saat ditemui Dejabar.id di Vihara Dewi Welas Asih, Jalan Kantor Kota Cirebon, Senin (28/1/2019).
Pada Rabu (30/1/2019), kegiatan dilanjutkan dengan mencuci Rupang Dewa-Dewi. Menurut Romo, Rupang merupakan patung-patung yang biasa digunakan untuk bersembahyang. Biasanya, berbentuk dewa-dewi seperti Rupang Dewi Kwan Im, Dewa Kwan Kong, dan lain-lain.
Sehari sebelum perayaan Imlek, tepatnya tanggal 4 Februari 2019, dilakukanlah Perayaan Malam Imlek 2570 atau 2019 M. Biasanya, dilakukan dengan berkaraoke bersama di pelataran Vihara Dewi Welas Asih.
“Di pas hari Imleknya, tanggal 5 Februari 2019, masing-masing bersembahyang dan berdoa di Vihara,” tuturnya.
Kemudian pada Jumat (8/2/2019), dilakukan sembahyang menyambut Kongco (Ciap Sin). Lalu di hari Selasa (12/2/2019), dilakukan sembahyang Kheng Ti Kong Pwa-Pwe peserta pembawa Kimsin (Dewa-Dewi) untuk Cap Go Meh.
“Pada tanggal 16 dan 17 Februari 2019, dilakukan Liam Keng Malam Cap Go Meh,” jelasnya.
Di tanggal 18 Februari 2019, Vihara Dewa Welas Asih akan menerima Joli Tamu Liam Keng di Malam Cap Go Meh. Joli merupakan altar dewa-dewi, yang nantinya akan diarak pada kitab budaya. Dan di acara puncak Cap Go Meh pada tanggal 19 Februari, para Kongco turun ke Joli dan melaksanakan Kirab Budaya Cap Go Meh.
“Kirab budaya tersebut merupakan penutup dari rangkaian perayaan Imlek, yang diikuti oleh ribuan orang. Masyarakat Cirebon pun bisa menyaksikan gelaran setahun sekali ini di Vihara,” pungkasnya.(Jfr)
 
 
 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *