Press ESC to close

Lewati Luapan Sungai Cipunagara, Petugas PPS Patimban Taruhkan Nyawa Salurkan Logistik Pemilu

  • April 16, 2019

DEJABAR.ID, SUBANG – Prose pengiriman logistik pemilu ke TPS dikecamatan Pusakajaya Subang, para petugas Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Kecamatan Pusakanagara Subang, memerlukan perjuangan yang cukup ekstra, mereka harus melewati terjangan banjir luapan air sungai Cipunagara dan menggunakan perahu tradisional milik nelayan untuk menyebrangi ke perkampungan terpencil, hingga bertaruh nyawa.
Aksi nekatnya ini pun dibantu oleh anggota TNI/Polri dan warga setempat. Tanpa kendaraan mobil, mereka mengangkut logistik dengan cara jalan kaki menggotong sendiri di pundaknya.
Saat dikonfirmasi, Kapolsek Pusakanagara Kompol Undang Sudrajat didampingi Danramil Pusakanagara Kapten Inf Ma’Ali mengapresiasi semangat para petugas PPS tersebut, untuk mengirimkan logistik kedua TPS yakni, TPS 23 dan 24 di Dusun Tanjung jaya, Desa Patimban, Kecamatan Pusakanagara, Subang.
Untuk menuju lokasi TPS itu, kata Undang, para PPS itu harus menggotong kotak suara berisi perlengkapan surat suara dengan cara dipundak. Karena, tidak bisa melalui jalur darat, mereka pun terpaksa menggunakan perahu nelayan dengan jarak kurang lebih 1 kilometer.
“Iya memang ada luapan air dari sungai cipungara, tapi itu tidak menghambat proses pengiriman logistik pemilu 2019. Sekarang logistiknya sudah sampai di lokasi yang dituju. Kami dari Polri dan TNI ikut terjun langsung, tentunya juga memastikan pendistribusian semua logistik agar tetap berjalan dengan lancar,” ujar Undang, Selasa (16/4/2019).
Hal senada dikatakan Danramil Pusakanagara Kapten Inf Ma’Ali, bahwa proses pengiriman logistik pemilu 2019 yang dilakukan hari ini telah sampai ke seluruh TPS. Meskipun sedikit terkendala dengan adanya luapan air sungai cipunagara, namun semuanya bisa dilalui secara gotong rotong oleh petugas PPS, TNI/Polri, dan warga setempat.
“Alhamdulillah pengiriman logistik berupa kotak suara berisi perlengkapan surat suara telah tersdistribusikan semua di tiga kecamatan binaan Koramil Pusakanagara , yakni Kecamatan Pusakanagara ada 159 TPS, Kecamatan Pusakajaya 137 TPS, dan Kecamatan Compreng 144 TPS,” ungkapnya.
Lebih lanjut Danramil mengatakan, Daerah yang paling rawan itu dari tiga kecamatan binaan saya dilihat dari letak geografis yaitu Kecamatan Pusakanagara, rawan banjir, karena posisinya berada di aliran sungai cipunagara apalagi saat ini sedang musim penghujan.
“Maka dari itu kami tentunya harus kerja lebih ekstra, terutama untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam mengganggu proses pelaksanaan pemilu 2019 yang akan digelar besok 17 April 2019,” pungkasnya.(Ahy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *