DEJABAR.ID, SUBANG-Menjelang akhir April 2016 Disnakertrans Subang mencatat ada 1.765 warga Subang memilih pergi keluar negeri untuk bekerja menjadi TKI. Dari 1.765 orang tersebut, 90 persen merupakan kaum Hawa.
Kasi Binapenta TKI Disnakertrans Subang Indra Suparman mengatakan, dari tahun ke tahun, jumlah warga Subang yang memilih bekerja ke luar negeri selalu mengalami peningkatan rata-rata di angka 5.000-8.000 orang.
“Selama 4 bulan ini sudah tercatat ada 1.765 warga Subang yang berangkat keluar negeri untuk bekerja jadi TKI,” ujar Indra Suparman kepada Dejabar.id, Rabu siang (24/4/2019).
Menurut Indra, ribuan warga Subang yang jadi TKI keluar negeri sekitar 90 persen didominasi oleh wanita.
“TKI Subang umumnya sekitar 75 persen didominasi oleh wanita yang berstatus janda. Hal tersebut terlihat dari persyaratan TKI yang melampirkan status janda cerai,” katanya.
Umumnya dikatakan Indra, Ribuan Janda kembang Subang tersebut memilih bekerja di negara Hongkong, Malayisa, Taiwan juga Singapura.
Dijelaskan Indra, umumnya para janda yang bekerja keluar negeri tersebut dikarenakan faktor ekonomi yang semakin sulit, hingga mereka memilih bercerai dan mengadu nasib menjadi TKI bekerja ke luar negeri.
“Contohnya sang suami yang tidak mempunyai penghasilan (tidak bekerja) sehingga istri yang mencari nafkah. Sehingga hal tersebut membuat banyak istri yang gugat cerai terhadap suaminya dan akhirnya memilih pergi bekerja keluar negeri guna memperbaiki nasib walaupun umumnya hanya bekerja sebagai asisten rumah tangga,” pungkasnya.(Ahy)
Leave a Reply