DEJABAR.ID, CIAMIS-Sebanyak 20 rumah warga Desa Mekarmulya, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat rusak berat setelah tertimbun material tanah longsor. Hal tersebut akibat tebing di delapan titik mengalami longsor setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras.
Salah seorang warga Dusun Karang Cingkrang RT 6/2 Desa Mekarmulya, yang rumahnya tertimbun longsor, Sagiri mengaku waktu peristiwa naas itu terjadi dirinya tengah duduk di ruang tamu rumahnya.
“Tiba-tiba saya dikagetkan dinding tamu rumah yang terbuat dari bilik bambu itu jebol akibat terkena material tanah longsor tebing setinggi 25 meter yang berada tepat di belakang rumah,” ujarnya kepada Dejabar.id, kemarin.
Akibatnya, Sagiri mengalami luka ringan di bagian kakinya akibat terkena pecahan kaca hingga akhirnya keluarga memutuskan untuk mengungsi sementara waktu ke rumah kerabat terdekat.
“Karena rumah sekarang ini tidak bisa di tempati terpaksa kami mengungsi kerumah kerabat yang tidak jauh dari rumah,” katanya.
Sementara itu, Kepala Desa Mekarmulya, Cucu Suherman menyebutkan sebanyak 20 rumah warga mengalami rusak berat, tetapi dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.
“Tidak ada korban jiwa dalam musibah longsornya tebing setinggi 25 meter yang menimpa puluhan rumah warga, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp800 juta,” terang Cucu.
Cucu mengimbau kepada semua warga yang berada di sekitar lokasi longsor untuk mengunsi sementara waktu.
“Jika warga tidak mengungsi kami khawatir ada longsor susulan dan juga takut menelan korban jiwa, mengingat curah hujan deras masih mengguyur wilayah Kecamatan Pamarican dan sekitarnya,” pungkasnya.(dry)
Leave a Reply