Press ESC to close

Awas Hati-Hati! BPOM Tasikmalaya Temukan Takjil Berbahaya di Banjar

  • May 24, 2019

DEJABAR.ID, KOTA BANJAR – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tasikmalaya menemukan makanan takjil yang dijual di Alun-alun Kota Banjar, Jawa Barat terbukti mengandung zat berbahaya, Jumat (24/05/2019).
Kegiatan Inspeksi Dadakan (Sidak) dalam rangka pengawasan produk jajanan untuk buka puasa pada pedagang kaki lima (PKL) di Alun-alun Kota Banjar.
Dari jumlah 38 pedagang yang diperiksa oleh petugas, pihak BPOM berhasil menemukan beberapa makanan takjil yang mengandung zat kimia berbahaya.
Kepala Loka BPOM Tasikmalaya Jajat Setia Permana mengatakan, Kegiatan ini bertujuan untuk kepuasan dan keamanan masyarakat dalam memperoleh makanan yang sehat saat buka puasa.
“Sidak yang kita lakukan di Alun-alun kota banjar petugas menemukan beberapa makanan takjil yang mengandung boraks dan satu sampel es sirup yang mengandung pewarna rhodamin B,” ujarnya.
Menurut Jajat, jika makanan yang mengandung zat kimia berbahaya itu terus di konsumsi maka bisa menyebabkan kanker bagi warga yang kerap mengkonsuminya.
“Berdasarkan temuan tersebut, kami peringatkan kepada para pedagang agar tidak menjual lagi makanan yang mengandung zat kimia berbahaya,” tegasnya.
Untuk mengantisipasi makanan berbahan berbahaya, Jajat menjelaskan, bahwa sebenarnya masyarakat bisa mengenalinya dari bentuk fisiknya, seperti warna, tekstur, dan rasa.
“Makanan yang mengandung Formalin dan Boraks, bisa dikenali pada teksturnya yang terlalu kenyal. Apabila dalam dua atau tiga hari tidak rusak, bisa dicurigai makanan tersebut mengandung Formalin atau Boraks. Makanan yang mengandung Rhodamin B dan Metanil Yellow memiliki ciri-ciri warna menyolok, cerah mengilap, warnanya tidak homogen, dan rasanya ada pahit-pahitnya sedikit,” papar Jajat. (dry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *