DEJABAR.ID, CIREBON – Bermudik dengan kendaraan pribadi yang memang dirancang untuk perjalanan jauh memang sangat membantu agar lebih cepat sampai di tempat tujuan. Apalagi, banyak sekali penunjang bagi kendaraan tersebut, seperti bengkel, suku cadang, dan lain-lain.
Tapi, bagaimanakah jika bermudik dengan menggunakan kendaraan tua dan tidak dirancang untuk perjalanan jauh, seperti motor Vespa? Hal tersebut dialami oleh Rudi, pemudik asal Bekasi yang hendak bermudik ke Kendal, Jawa Tengah.
Alih-alih menggunakan motor sport atau matic, Rudi lebih memilih bermudik dengan kendaraan Vespa yang usianya sudah puluhan tahun. Makanya tidak heran, jika kendaraannya kerap menemukan masalah di tengah perjalanan, seperti mogok.
Namun, Rudi tidak mempermasalahkannya. Hal tersebut memang sudah menjadi pilihannya untuk bermudik dengan motor Vespa, padahal di rumahnya sudah memiliki motor sport dan matic.
“Namanya juga motor tua, pasti sering mogok. Tapi saya lebih memilih mudik dengan menggunakan Vespa, karena senang di jalannya, banyak kawan, dan ketika ada trouble kayak gini banyak yang bantuin,” jelasnya saat ditemui di jalur Pantura Kanci, Kabupaten Cirebon, saat dirinya sedang memperbaiki Vespanya yang tengah mengalami masalah, Sabtu (1/6/2019)
Rudi mengaku, dirinya lebih sering bolak-balik Bekasi-Kendal dengan menggunakan Vespa. Karena ketika di tengah jalan, kerap bertemu kawan yang sama-sama menyukai motor Vespa. Sehingga jika ada masalah, banyak yang membantu, seperti yang sedang dialaminya ini.
Rudi melanjutkan, untuk tiba di tempat tujuan, membutuhkan waktu sekitar 10 jam perjalanan, dengan syarat tidak ada Maslah selama perjalanan, dengan estimasi istirahat selama tiga kali. Namun jika menemui masalah seperti mogok di tengah jalan, maka bisa lebih dari 10 jam.
“Biasanya jika tidak ada trouble, 10 jam bisa sampai. Kalau ada trouble kayak gini, bisa lebih,” pungkasnya.(Jfr)
Leave a Reply