Press ESC to close

Hari Jadi Ciamis ke- 377, Bupati Jeje Ucapkan Selamat

  • June 13, 2019

DEJABAR.ID, PANGANDARAN – Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata mengucapkan selamat hari jadi Kabupaten Ciamis yang ke-377 tahun.

Ucapan selamat tersebut di sampaikan Jeje seusai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ciamis Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi Ke-377 Kabupaten Ciamis, Rabu (12/06/2019).

Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata, mengucapkan selamat ulang tahun untuk Kabupaten Ciamis yang ke-377 tahun. Menurutnya, Ciamis merupakan Kabupaten yang sudah baik dan sudah sangat maju yang tentunya kedepan akan lebih maju lagi.

“Atas nama pribadi dan Pemkab Pangandaran, saya mendoakan Bupati dan Wakil Bupati Ciamis yang merupakan momentum pertama di Hari Jadi Kabupaten yang ke-377 tahun, hal ini tentu kedepannya akan lebih hebat lagi,” ujarnya kepada awak media. Rabu (12/06/2019).

Jeje mengungkapkan, bahwa Kabupaten Ciamis merupakan daerah yang banyak kenangan bagi dirinya. Pasalnya, pada tahun 1994 dirinya belajar menjadi politisi dan menjabat sebagai wakil salah satu pengurus partai.

“Ditahun 1999 saya menjadi anggota Dewan, dan tahun 2004 menjadi Ketua DPRD Ciamis, dan yang terakhir jadi Wakil Bupati, kenangan saya itu banyak dan saya juga banyak belajar di Kabupaten Ciamis,” ungkap orang nomor satu di Kabupaten Pangandaran itu.

Oleh karena itu, sambung Jeje, dirinya akan menyempatkan diri untuk bisa selalu hadir di setiap ada momentum di Kabupaten Ciamis.

“Insya Allah setiap ada momentum hari jadi Kabupaten saya akan menyempatkan hadir disini (Ciamis – red), dan saya juga ucapkan terimakasih banyak kepada masyarakat Kabupaten Ciamis yang pernah memilih saya sewaktu menjadi Wakil Bupati Ciamis,” kata Jeje.

Ditempat yang sama, Mantan Bupati Ciamis H. Engkon Komara menambahkan, bahwa tidak ada perubahan yang signifikan tentang kebijakan-kebijakan karena semuanya ada di dalam Lingkup Pemerintahan mulai dari saya menjabat dari Wakil Bupati naik jadi Bupati begitu juga dengan Sekda yang ikut naik.

“Tinggal mengamati yang kurang-kurang dan yang belum tercapai, Dengan berbagai upaya mencari dana dari pusat, menggali potensi yang ada di daerah sebagai PAD untuk kemudian di kembangkan sehingga apa yang menjadi kurang selama ini bisa terpenuhi dan bisa tertutup,” tambahnya.

Salah satu pembangunan yang di anggap belum maksimal, kata Engkon, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan yang rata-rata baru usia 7 tahunan dan itu yang harus di upayakan, di tingkatkan lagi karena salah satu modal utama pembangunan adalah SDM (sumber daya manusia).

“Jika SDM nya masih rendah tentu belum bisa berbuat banyak maka itu yang harus di dorong, saya kira sudah sangat bagus program dari Pusat, Provinsi hanya tinggal bagaimana aplikasi di bawah tingkat Kabupaten, Camat dan Desa. PAD juga harus menjadi kesadaran masyarakat untuk pembangunan suatu Daerah,” tandasnya. (dry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *