DEJABAR.ID, PANGANDARAN – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, belum lama ini mengadakan halalbiihalal dengan sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan unsur Stakholder, di Islamic Centre (IC) Kecamatan Cijulang.
Dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Pangandaran, Cece Hidayat mengaku, dirinya selama menjabat sebagai Kepala Kemenag pasti banyak kekurangan, untuk itu, dirinya memohon maaf kepada semua pihak dalam momentum halalbihalal itu.
“Saya beserta seluruh keluarga Kemenag Pangandaran mengucapkan Minalaidzin Walfaizin mohon maaf lahir dan batin, apabila ada kebijakan atau perilaku kami yang tidak sesuai, untuk itu mohon dimaafkan segala kekurangan kami,” ujarnya.
Cece mengatakan selama bertugas di Pangandaran, berbagai program dan urusan terkait Kemenag berjalan lancar. Walaupun dengan kondisi kantor masih ngontrak.
“Alhamdulilah, pelayanan kami kepada masyarakat baik itu pendidikan, kegamaan telah dilaksanakan dengan baik, sesuai dengan visi kita,” katanya.
Menurut dia, Kantor Kemenag Pangandaran punya peran penting dalam meningkatkan kualitas iman dan taqwa, serta menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Pemkab Pangandaran dalam bidang pendidikan karakter.
“Pendidikan karakter anak-anak kita, baik di pesantren dan Diniyah Takmiliyah merupakan fokus pembinaan kita di masyarakat,” sebut Cece.
Cece menegaskan, pihaknya berjanji untuk mendorong peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Semua unsur di Kemenag harus responsif dengan jeritan dan harapan.
“Selain itu juga respon terhadap keluhan dan keinginan dari masyarakat serta harus bisa merespons kritikan dari masyarakat terkait pelayanan kita,” harapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Pangandaran Adang Hadari, dirinya mengajak kepada semua insan Kemenag untuk senantiasa menerapkan lima nilai budaya kerja Kemenag.
“Kelima nilai itu, di antaranya Intergritas, Profesionalitas, Inovatif, Tanggung Jawab dan Keteladanan,” singkatnya.(dry)
Leave a Reply