Press ESC to close

Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon Adakan Kursus Angklung Gratis

  • August 13, 2019

Dejabar.id, Cirebon – Sebagai satu-satunya kantor kecamatan di Kota Cirebon yang memiliki pendopo, Camat Lemahwungkuk Kota Cirebon, Ma’ruf Nuryasa berinisiatif melakukan kegiatan seni dan budaya. Untuk tahap pertama, dilakukan pelatihan kursus angklung bagi masyarakat.

Menurut Ma’ruf, warga dapat mengikuti kursus musik tradisional itu dengan gratis, dan siapapun yang berminat dapat bergabung. Pelatihannya akan diadakan setiap Senin dan Kamis pukul 13.00 WIB sampai dengan selesai di pendopo depan kantor Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon.

“Pelatihan ini gratis untuk masyarakat Lemahwungkuk. Pesertanya akan dibagi menjadi beberapa kelompok, masing-masing kelompok terdiri dari delapan orang,” jelasnya, Selasa (13/8/2019).

Ma’ruf melanjutkan, ide membuat pelatihan angklung ini berasal dari kondisi pendopo yang belum dimanfaatkan secara maskimal. Karena, selama ini hanya digunakan untik pengajian yang diadakan seminggu sekali, dan beberapa pertemuan warga yang tidak rutin.

“Biasanya pengajian tiap hari Selasa. Jadi, di waktu yang kosong itu kita manfaatkan untuk latihan angklung untuk warga,” tuturnya.

Ma’ruf menejelaskan, dipilihnya angklung sebagai alat musik pelatihan, karena angklung merupakan kesenian daerah yang mudah dimainkan namun peminatnya sangat minim, terlebih di kalangan anak muda. Dengan adanya pelatihan ini, dirinya berharap bahwa bermain angklung itu mudah dan menyenangkan.

Jika pelatihan angklung ini berjalan baik dan sesuai harapan, lanjutnya, maka kelompok angklung akan ditampilkan dalam agenda kegiatan Pemerintah Kota Cirebon, seperti 17 Agustusan, pagelaran seni, HUT Kota Cirebon, dan lain-lain.

“Nanti, yang mengisi acara dari angklung kita,” ujarnya.

Dirinya berharap, masyarakat berminat mengikuti pelatihan angklung, karena selain untuk sarana komunikasi dan silaturahmi antar warga Kecamatan Lemahwungkuk, latihan angklung merupakan salah satu upaya untuk melestarikan musik tradisional.

“Beberapa warga sudah menanyakan dan berminat. Semoga semua berjalan lancar dan kesenian daerah dapat hidup kembali,” pungkasnya.(Jfr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *