Dejabar.id, Cirebon – Setelah hadir di beberapa kota, PT Reska Multi Usaha (RMU) yang merupakan anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia, kembali membuka Loko Coffee Shop di Cirebon. Keberadaannya tersebut diresmikan oleh Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Edi Sukmoro, Minggu (10/11/2019).
Menurut Plt. Direktur Utama PT RMU, Muhammad Sahli, Loko Coffee Shop ini mengusung konsep desain konstruksi yang diadopsi dari stasiun kereta api pada masa Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM). Desain klasik khas Eropa ini memberikan pengalaman baru untuk bersantai di Loko Coffee Shop ini.
“Tidak hanya desain konstruksi, interior Loko Coffee Shop ini juga menjadi daya tarik,” jelasnya, Minggu (10/11/2019).
Sahli melanjutkan, dengan menggunakan kursi bekas kereta kelas bisnis buatan tahun 1985-an yang sudah tidak beroperasi lagi, menjadi sensasi berbeda untuk menikmati suasana kafe. Selain kursi kelas bisnis, di sisi luar kafe bekas bantalan rel kayu kereta api pun dijadikan kursi dan meja. Suasana seperti di stasiun menjadi lengkap dengan adanya replika dari Kereta lnspeksi Wijayakusuma.
“Dengan lokasi yang strategis di Jalan Kartini, Loko Coffee Shop Cirebon ini menjadi daya tarik baru di jantung Kota Cirebon,” jelasnya.
Di sini, tambah Sahli, para pengunjung dapat menikmati sajian 27 varian teh terbaik nusantara dengan berbagai khasiatnya yang baik untuk kesehatan. Tanpa menghilangkan unsur citarasa khas Indonesia, menu lokal Balakutak dan Empal Gentong juga tersedia di Loko Coffee Shop Cirebon. Sama seperti pendahulunya, dengan konsep Coffee Shop pegunjung juga dapat menikmati Live Brew beraneka macam kopi khas nusantara.
Loko Coffee Shop Cirebon ini, lanjutnya, merupakan outlet Loko Café ke 16, dan yang ketiga yang dibangun di luar area stasiun setelah Yogyakarta dan Bandung. Dirinya ingin menjadikan Loko Coffee Shop ini sebagai salah satu ikon tujuan Kuliner di kota kota besar yang patut dikunjungi. Berikutnya pembangunan di Semarang, Surabaya dan Purwokerto akan menyusul.
“Silakan mampir untuk ngopi, ngeteh, nyusu, dan bersantai menikmati suasana dengan atmosfer kafe yang berbeda sembari menikmati sajian khas kami,” pungkasnya. (Jfr)
Leave a Reply