Press ESC to close

Ada WICAN dan DUDI di Universitas Widyatama

  • December 11, 2019

Dejabar.id, Bandung– Rektor Universitas  Widyatama Prof. H. Obsatar Sinaga mengatakan adanya kegiatan WICAN (Widyatama Internasional Akademik Competition and Exhibition) menjadi jembatan  dalam pemeringkatan kampus dari sisi inovasi.

“Kami berharap teman-teman perguruan tinggi  yang mendapat kesulitan tentang pemeringkatan dari sisi inovasi, dapat terpecahkan dengan mengikuti kegiata ini,” kata Prof. H. Obi, sapaan akrab Rektor Universitas Widyatama, Selasa (10/12/2019), usai pembukaan WICAN.

“Bagi Universitas Widyatama sendiri ajang ini menjadi pengalaman pertama, membuka acara sebagai kegiatan inovasi dan eksebisi. Kami tidak ingin maju sendiri tapi maju bareng-bareng,” tandasnya.

“Pesertanya selain dari Indonesia juga datang dari Malaysia termasuk jurinya yang merupakan juri internasional.“Targetnya insya Alloh diadakan setiap tahun. Ke depan pesertanya akan banyak kampus dari mancanegara,” kata Prof. H. Obi.

WICAN merupakan kerjasama Widyatama dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV yang digelar di kampus Universitas Widyatama Jalan Cikutra Bandung, Selasa-Kamis (11-12/12/2019).

WICAN merupakan suatu ajang inovasi sekaligus eksebisi bagi para mahasiswa, khususnya yang berada di perguruan tinggi di LLDIKTI wilayah IV Jabar, Banten dan DKI Jakarta dengan melombakan berbagai kompetisi seperti design exhibition, news anchor contest, English speech contest, smart movie contest, story telling contest, start up proposal contest, industrial engineering essay contest, transportation engineering contest, water resource research contest, accounting paper challenge, English essay writing competition, management smart competition, business plan competition, Cadcam competition, programming contest, marketing plan competition, instrumentation and control contest dan it exhibition.

Diikuti oleh 180 an peserta dari sekitar 50 perguruan tinggi yang ada di Jabar, Banten dan DKI Jakarta.

WICAN dibuka Kepala LLDIKTI Wilayah IV Prof. H. Uman Suherman.

Kebanggaan juga diungkapkan Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kerjaasama Universitas Widyatama Prof. Dr. Mohd. Haizam Bin Mohd.

Pemenang ajang eksebisi akan dipilih yang kreatif dan inovatif. Bahkan rencanya pemenangnya  akan diikut sertakan pada lomba tingkat internasional di Jeneva Swiss, Maret 2020 yang akan datang.

“Kami sudah menyiapkan juri tingkat internasional. Supaya produk yang menang itu bisa diperbaiki agar bisa bersaing di ajang internasional,” Prof. Haizam.

Di samping itu produk inovasi ini bisa memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat.

“Salah satu produk yang bermanfaat pada ajang WICAN ini yaitu alat yang bisa mendeteksi/mengukur gempa dari waktu ke waktu,” katanya.

Selain ada produk juga ada peserta itu memasukkan proposal bisnis plan juga ada yang memasukkan sistem informasi dimana sistem organisasi ini berkaitan erat dengan produk aplikasi aplikasinya bermacam-macam bisa manfaatkan oleh masyarakat untuk digunakan pada sebuah perusahaan.

Ke depan produk inovasi ini akan dikembangkan di masa yang akan datang. Selain itu Prof. Umam mengaku sangat bangga dengan kegiatan yang diinisiasi oleh Universitas Widyatama bekerjasama dengan LLDIKTI Wilayah IV, karena dapat menjadi ajang untuk berkompetisi bagi mahasiswa dalam berinovasi dan kreasi.

“Saya bangga dengan mahasiswa bisa menjawab tantangan  zaman yang ada di masyarakat. Ini sebuah solusi, semuanya untuk menghadapi persoalan-persoalan yang ada di masyarakat, itu yang pertama. Berikutnya  saya bangga dengan pameran ini karena bagaimanapun kalau kemampuan kita tidak dilihat orang, maka kita tidak mendapat penghargaan. Maksudnya karya kita dilihat itu merupakan  bentuk aktualisasi diri, apabila kita berkiprah di tengah masyarakat,” katanya.

Ditambahkan target ke depan bukan hanya menyangkut inovasi, tetapi menyangkut inkubator-inkubator itu akan membuat interface, terutama dalam pembiayaan kampus, sehingga mahasiswa tidak lagi menjadi yang dominan tapi hanya bagian kecil yang berkontribusi untuk kampus. Sedangkan operasional dibangun dengan pembiayaan yang dihasilkan dari inkubator-inkubator ini.

Kampus yang berada di bawah naungan LLDIKTI Wilayah IV sudah banyak yang bekerjasama dengan Dunia Usaha dan Industri (DUDI) serta melakukan MoU dengan Kadin Jabar Banten. (Ahy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *