Press ESC to close

Ratusan Eks Karyawan PT Wiriacakra Datangi Gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya

  • December 11, 2019

Dejabar.id, Tasikmalaya – Ratusan Eks Karyawan PT Wiriacakra Karangjaya bersama Forum Gunung Pangajar, Rabu (11/12/19) mendatangi kantor Bupati Tasikmalaya dan menyambangi Gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya untuk melakukan audiensi.

Kedatangan mereka untuk meminta hak mereka yakni hak pesangon yang belum dibayarkan selama tiga tahun oleh pihak PT. Dalam audiensinya dengan pihak DPRD dan pemerintah kabupaten dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja, mereka meminta kepada pemerintah untuk mengupayakan hak mereka kepada pihak PT.

Ustad Iman, selaku koordinator  aksi mengatakan, kedatangan mereka ke DPRD yang pertama, meminta  agar H Wawan sebagai  Pemilik perkebunan PT. Wiriacakra Bupati Tasikmalaya dan Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya untuk dihadirkan dalam audiensi tersebut.

“Kami ingiin ketegasan dari pemerintah akan nasib kami. Kami minta pemerintah memediasi kami dengan pihak PT. namun karena pihak PT tidak ada, kami minta pemerintah menjamin bahwa hak hak kami bisa terpenuhi,” ungkap Imam dalam orasinya.

Lebih lanjut, Imam mengatakan, pihaknya sudah mencoba menghubungi pihak PT yakni H Wawan untuk bisa hadir mengikuti Audiensi tersebut, namun hasilnya nihil. Untuk itu Ia meminta kepada DPRD dalam hal ini Komisi II agar membuat Nota Dinas ke Bupati.

“Mudah-mudahan Bupati Tasikmalaya bisa turun tangan, dan kami akan mengawal teman-teman sampai titik temu,” tegasnya.

Sementara, Asep Muslim, salah satu anggota komisi ll yang hadir dalam audiensi tersebut mengatakan, persoalan ini awalnya dari 107 eks karyawan PT. Wiriacakra yang sudah 3 tahun tidak dibayarkan oleh H. Wawan salah satu pemilik perkebunan karet Wiriacakra.

”Sebenarnya sudah ada kesepakatan antara pihak H. Wawan dan Eks Karyawan tetapi sampai dengan hari ini, pihak pengusaha mangkir untuk membayar pesangon,” terangnya.

Adapun dinas terkait karena posisinya sebagai mediator yang mana pihak ketiga yakni H Wawan tidak bisa hadir dalam kesempatan tersebut, Asep mengungkapkan dinas tidak bisa membuat keputusan apapun.

Selama kegiatan berlangsung, keadaan aman terkendali. Aparat kepolisian Kabupaten/Kota Tasikmalaya, berjaga ketat dari mulai Kantor Setda sampai dengan Gedung DPRD dengan membawa personil sekitar 200 personil gabungan. (Ian)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *