Press ESC to close

Tenaga Medis di Tasikmalaya Pakai Jas Hujan Antar 3 Pasien Diduga Corona ke Cirebon

  • March 11, 2020

Tenaga medis RSUD Soekardjo Kota Tasikmalaya sempat merawat tiga pasien diduga terjangkit virus corona. Satu diantaranya warga negara Filipina dan dua warga negara Indonesia.

Ketiganya juga sempat dirawat di ruang isolasi RSUD Soekardjo pada Jumat (6/3/2020). Ketiga pasien tersebut datang ke Tasikmalaya hanya berkunjung dan berasal dari Cirebon. Ketiganya dirujuk ke RSUd Cirebon karena domisili disana.

Ada yang menarik saat pemindahan ketiga pasien dari ruang isolasi ke kendaraan untuk dirujuk ke RSUD Cirebon. Petugas medis mengantar ketiga pasien itu dengan menggunakan jas hujan, sebagai pengganti alat pelindung diri (APD).

APD ini biasa kita lihat oleh petugas medis saat menangani sejumlah pasien terkait corona. Seperti halnya saat pemulangan warga negara Indonesia asal Wuhan, China. Setibanya di Indonesia, mereka semua tampak mengenakan APD..

Terlihat beberapa tenaga medis mengunakan jas hujan warna biru saat akan membawa pasien Ke Cirebon. Selain itu, petugas juga menggunakan masker dan sepatu boot warna hijau tua.

Walikota Tasikmalaya Budi Budiman mengakui APD yang ada di RSUD Tasikmalaya Kota terbatas. Sehingga, tenaga medis di RSUD Soekardjo Tasikmalaya mengenakan jas hujan saat tangani pasien diduga Corona.

“Jujur saja APD di kami memang terbatas. Alat termoscamer infrared juga beli sendiri,” ujar Budi Budiman di Tasikmalaya, Minggu (8/3/2020).

Kata dia, sesuai standar operasedur penanganan pasien dalam pengawasan virus corona, petugas medis harus memakai APD untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan.

Hanya saja, faktanya, petugas medis yang mengantar tiga pasien pengawasan itu hanya menggunakan jas hujan yang dibeli dari pusat perbelanjaan di Kota Tasikmalaya.

“Dan mohon maaf kita memang minim APD. Sampai kita sendiri mencarinya ke Ace Hardware adanya seperti itu. Padahal biasanya ketika ada kejadian seperti ini bantuan dari Kemenkes cepat dikirim ke setiap rumah sakit. Tapi saat ini kondisi semua rumah sakit hampir sama,” ujar Budi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *