DEJABAR.ID – Siapa yang tak tahu Titanic? Kapal mewah terbesar pada zamannya ini tenggelam karena menabrak gunung es pada tahun 1912 silam di samudera Atlantik Utara yang dingin. Pesona Titanic dan peristiwa yang menimpanya seakan tak pernah menghilang sampai sekarang. Terlebih setelah James Cameron mengangkat cerita tersebut menjadi film di tahun 1997 dan mendapat banjir penghargaan dalam perhelatan Oscars tahun 1998.
Setelah sekian lama hanya berlayar lewat film, seorang miliuner asal Australia, Clive Palmer berambisi untuk ‘menghidupkan’ kembali romantisme Titanic tersebut. Melalui bendera perusahaan bernama Blue Star Line, Titanic II dibangun dengan kapasitas ruang yang cukup untuk 2.435 penumpang dan 473 awak serta akan dilengkapi dengan sekoci yang memadai serta jaket pelampung.
“Blue Star Line akan menciptakan pengalaman Titanic yang otentik, menyediakan penumpang dengan kapal yang memiliki interior dan tata letak kabin yang sama seperti kapal asli. Tetapi memadukan prosedur keselamatan modern, metode navigasi, dan teknologi abad ke-21 untuk menghasilkan tingkat kenyamanan mewah,” kata Palmer dalam sebuah acara di London, dikutip dari sains.kompas.com.
Sementara pelayaran perdananya dijadwalkan pada tahun 2022. Dengan rute yang dimulai dari Dubai ke Southampton. Sesampainya di sana, Titanic II akan menelusuri kembali rute yang sama dengan Titanic pertama menuju ke New York.
Titanic II juga direncanakan untuk berlayar mengelilingi dunia. Rute asli Titanic sendiri sebenarnya di mulai dari Southampton, Inggris ke New York pada 10 April 1912. Namun pada tanggal 15 April 1912, Titanic menabrak gunung es dan tenggelam di perairan Atlantik Utara.
“Jutaan orang telah memimpikan berlayar, melihatnya di pelabuhan, menikmati kemegahan dari Titanic dan Titanic II akan menjadi kapal yang mewujudkan mimpi itu,” tambahnya seperti dikutip dari Science Alert.
Namun untuk hingga kini belum ada kabar kapan tiket untuk Titanic II akan tersedia termasuk juga berapa harganya. Proyek pembangunan replika kapal Titanic ini sendiri sebenarnya sudah mulai dilakukan pada tahun 2012 dan dijadwalkan berlayar pada tahun 2016. Namun pembuatan Titanic II pada saat itu tak berjalan baik dan akhirnya tersendat.
Leave a Reply