DEJABAR.ID, PANGANDARAN – Hujan deras yang melanda wilayah Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat selama 2 hari berturut-turut mengakibatkan bencana banjir dan longsor di beberapa tempat.
Data sementara yang dilaporkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Pangandaran banjir mengakibat rumah warga terendam sebanyak 777 rumah, longsor sebanyak 7 titik dan 3 pohon tumbang.
Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Pangandaran Nana Ruhena, menyebutkan banjir yang melanda di Kabupaten Pangandaran hingga sekarang tercatat ada 9 titik lokasi.
“Sampai pukul 22.00 WIB, data yang masuk ada 9 lokasi banjir. Dari 9 lokasi tersebut terdata sebanyak 777 warga terendam banjir, 7 titik longsor dan 3 titik pohon tumbang,” ujarnya kepada dejabar.id, Selasa (06/11/2018) malam.
Akibat bencana banjir, kata Nana, satu orang warga dilaporkan meninggal dunia akibat terseret arus banjir.
“Korban yang meninggal dunia bernama Ema (58) warga Dusun Cisempu Rt 10/03 Desa Ciparanti Kecamatan Cimerak,” tambahnya.
Nana menyampaikan banjir juga mengakibatkan ruas jalan terganggu di antaranya jalan Pangandaran-Cijulang di Dusun Kalangsari, Desa Kondangjajar dan Jalan Parigi-Cigugur di Dusun Cijalu, Desa Parigi.
“Hujan deras yang disertai angin juga menyebabkan 3 pohon tumbang dan menimpa rumah warga hingga mengalami kerusakan yang cukup parah,”papar Nana.
“Hingga kini pihak Pusdalops PB Pangandaran masih melakukan pendataan Iaporan yang masuk dari masyarakat, Pemerintah Desa dan juga relawan kebencanaan,” terangnya.
Sementara, lanjut dia, DPKPB Kabupaten Pangandaran terus melakukan berbagai upaya mulai dari mengevakuasi korban terdampak dengan menggunakan perahu karet bersama relawan penanggulangan bencana, menyalurkan logistik, serta melakukan assesment dan juga melakukan koordinasi dengan dinas terkait.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin,”pungkasnya. (dry)
Leave a Reply