DEJABAR.ID, MAJALENGKA – Sistem penjaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) melalui online dan didukung dengan passing grade merupakan terobosan sesuai realitas bertujuan untuk melahirkan kualitas SDM dalam menjaring PNS.
Dengan sistem tersebut, akan terseleksi secara akuntabel untuk memperoleh input calon pegawai yang memiliki tingkat kinerja yang tinggi. Hal itu, diungkapkan Plt. Bupati Majalengka, Karna Sobahi, Jumat (9/11/2018).
“Mudah-mudahan cara seleksi dengan cara input seperti ini akan melahirkan calon aparatur yang memiliki SDM mumpuni,” ungkapnya.
Selain itu, bupati juga mengapresiasi sistem seleksi ini, karena menurut dia, sistem tersebut bersih dari kepentingan-kepentingan serta dapat menghindari terhadap peran oknum yang memanfaatkan momen ini dengan dalih seolah dia menjamin dapat meluluskannya.
Karna Sobahi menjelaskan, sistem penjaringan CPNS saat ini akan berlangsung transparan dan tidak memungkinkan akan terjadinya rekayasa terhadap penilaian. Sebab jika tes atau ujian telah selesai dilakukan secara langsung pula hasil nilainya akan keluar.
“Saya minta kepada seluruh masyarakat Majalengka khususnya yang mendaftar CPNS diharapkan jangan mudah terkecoh atau tergiur jika ada seseorang mengatasnamakan dari pribadi atau institusi yang menjanjikan jaminan dapat meluluskan proses tes CPNS, tersebut,” imbaunya. (jja)
Leave a Reply