DEJABAR.ID.PANGANDARAN-Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Pangandaran menyebutkan salah satu penyebab terjadinya banjir yang kini tengah melanda dibeberapa titik di Kabupaten Pangandaran selain dari intensitas hujan yang tinggi juga disebabkan tidak normalnya Daerah Aliran Sungai (DAS) di beberapa tempat.
“Daya tampung air kini sudah mulai rendah. Terlebih lagi pohon-pohon yang berfungsi untuk menyerap air sudah banyak yang ditebang,”ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pangandaran Surya Darma kepada Dejabar.id, Senin (12/11/2018).
Surya mengatakan bahwa pendangkalan sungai disebabkan oleh erosi dari gunung, jadi air bercampur lumpur turun ke sungai. Sehingga, menimbulkan pendangkalan.
“Harusnya hutan-hutan gundul yang berada di atas (gunung-red) harus mulai kembali direhabilitasi atau ditanami bibit pohon lagi,”sarannya.
Menurut Surya, aktivitas penebangan pohon itu harus dikendalikan dan juga diperhitungkan. Dan serta dampaknya pun harus dipikirkan jangan asal memikirkan keuntungan semata.
“Berdasarkan undang-undang tentang lingkungan hidup pasal 13 menyebutkan, bahwa pengendalian lingkungan hidup itu terdiri dari pencegahan, penanggulangan dan pemulihan,” paparnya.
“Jika dilakukan penanaman pohon kembali dan jangan sampai ada pembiaran atau tidak adanya pemeliharan pasti akan mati. Namun untuk mengubah hutan produksi menjadi hutan konservasi itu sulit kalau semuanya tidak bergerak,” pungkasnya.(dry)
Leave a Reply