Press ESC to close

Aksi Unjuk Rasa di Film Hollywood

  • May 24, 2019

DEJABAR.ID – Belakangan ini pemberitaan mengenai aksi unjuk rasa yang menolak hasil Pemilu 2019 tengah menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan. Mulai dari potret aparat yang berbenturan dengan massa, hingga momen saat seorang pedagang yang terekam kamera tetap berjualan kopi di tengah ramainya demonstrasi.
 
Tak sedikit film Hollywood yang menyajikan ketegangan serupa. Berikut beberapa film pilihan yang menonjolkan demonstrasi di jalanan:
 

  1. Battle of Algiers


Film yang diangkat dari kisah nyata ini menonjolkan perang jalanan antara kelompok pemberontak dengan aparat pemerintah Prancis untuk kemerdekaan Aljir, Afrika Utara. Battle of Algiers yang disutradarai Gillo Pontecorvo ini dinilai sebagai salah satu yang terbaik dan banyak dikenang oleh penggemar film, termasuk sutradara ternama Christopher Nolan, karena adegan unjuk rasa jalanan yang sangat nyata.
 
Ketika film ini dibuat di tahun 1960an, teknologi CGI yang ada belum memadai untuk mengganti pengunjuk rasa dengan manusia-manusia animasi. Sehingga seluruh adegan peperangan diambil secara nyata, melibatkan masa dalam jumlah besar dan memanfaatkan betul kondisi ibu kota Aljir, Casbah, yang bak labirin.
 
Film ini sempat dilarang tayang oleh pemerintah Prancis karena dikhawatirkan memicu unjuk rasa di kenyataan.
 

  1. Snowpiercer


Jika Battle of Algiers terkenal karena unjuk rasa di jalanan, maka Snowpiercer terkenal karena unjuk rasa di dalam kereta. Film karya sutradara asal Korea Selatan Bong Joon Ho ini menceritakan konflik kelas antara para penghuni gerbong belakang dengan penghuni gerbong depan kereta Snowpiercer.
 
Tiap gerbong diatur berdasarkan kelas penduduknya. Kelas pekerja hidup di gerbong paling belakang di mana mereka saling berdesak-desakan dan makan seadanya, bahkan melahap sesama manusia. Sementara itu, kelas borjuis hidup di barisan gerbong depan dengan berbagai layanan yang wah mulai dari makanan sehat, pendidikan tinggi, jaminan kesehatan, serta hiburan.
 
Timpangnya layanan yang diterima penghuni gerbong belakang dan depan pada akhirnya memicu revolusi yang menuntut kesetaraan bagi semua kelas. Para penghuni gerbong belakang berbondong-bondong menerabas batas tiap kelas dengan menghancurkan tatanan yang ada di tiap gerbong hingga akhirnya pemimpin mereka, Curtis Everett (Chris Evans) berhadapan dengan pemilik Snowpiercer, Wilford (Ed Harris).
 

  1. The Dark Knight Rises


Seperti yang dikatakan sebelumnya, Christoper Nolan merupakan penggemar Battle of Algiers. Film itu sampai menjadi acuan Nolan dalam memproduksi film terakhir dari trilogi The Dark Knight, yaitu The Dark Knight Rises.
 
Salah satu bagian dari The Dark Knight Rises menonjolkan bentrok antara ratusan atau bahkan ribuan aparat kepolisian Gotham dengan kelompok milisi yang dipimpin oleh Bane (Tom Hardy). Bentrokan tersebut dipicu upaya Batman (Christian Bale) untuk mengambil alih kembali kota Gotham dari tangan Bane. Upaya Batman pada akhirnya menginspirasi aparat-aparat kepolisian untuk mengambil aksi serupa dengan menghadapi langsung milisi milik Bane.
 
Nolan mencoba mengikuti gaya Gillo Pontecorvo dalam mendireksi perang jalanan di Gotham. Hasilnya, adegan unjuk rasa di The Dark Knight Rises terasa dekat dan nyata yang membuat penonton seolah-olah berada langsung di lokasi kejadian. Sayangnya, jumlah massa yang dipakai Nolan di film ini tidak sebanyak apa yang ada di Battle of Algiers.
 

  1. Les Miserables


Unjuk rasa tidak terbatas di film aksi atau film drama saja. Drama musikal pun bisa memiliki adegan unjuk rasa yang menegangkan juga dan hal itu ditunjukkan oleh film Les Miserables karya sutradara Tom Hooper.
 
Inti Les Miserables memang bukan tentang unjuk rasa, tetapi film yang diangkat dari drama musikal tersebut bersetting di revolusi Prancis, salah satu periode kelam di negara mode tersebut. Alhasil, unjuk rasa di film ini lebih sebagai penguat konteks Les Miserables saja yang bercerita tentang penderitaan orang-orang di masa-masa revolusi. (red/ Play Stop Rewatch)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *