DEJABAR.ID, MAJALENGKA – Sebayak 600 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan Natal dan Tahun Baru 2019. Tempat ibadah dan obyek wisata menjadi fokus pengamanan pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2019 di wilayah Kabupaten Majalengka.
Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono mengatakan, ancaman terorisme tetap menjadi kewaspadaan. Pengamanan yang menjadi perhatian khusus seperti gereja dan obyek vital karena merupakan libur panjang akhir tahun. Kemudian juga jalur-jalur jalan di sekitar Majalengka dan aksi-aksi kejahatan lainnya.
“Untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru 2019 ini, kita akan menerjunkan sebayak 600 personil gabungan yang terdiri dari Kepolisian, TNI, Satpol PP dan Dishub serta intansi lainya,” kata kapolres, seusai gelar pasukan Operasi Lilin Lodaya 2018, di halaman mapolres setempat, Kamis (20/12/2018).
Menurut Mariyono, untuk pengamanan di Gereja akan dilakukan sterilisasi dan kegiatan patroli diintensifkan menjelang Natal dan Tahun Baru. Selain itu, tempat ibadah dan obyek-obyek wisata dan tempat keramain lainnya di wilayah hukum Polres Majalengka.
“Jangan sampai di tempat-tempat vital ada aksi kriminalitas seperti pemalakan, pemerasan, perkelahian dan sebagainya. Oleh karena itu, kita mengintensifkan pengamanan agar masyarakat maupun pengunjung merasa nyaman pada saat mengisi liburannya nanti,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Majalengka, Tarsono D Mardiana, yang hadir pada kesempatan tersebut, menghimbau kepada warga masyarakat Majalengka, agar sama-sama menjaga situasi yang aman dan kondusif, pada peranyaan Natal dan menyambut Tahun Baru 2019. (jja)
Leave a Reply