Press ESC to close

Anggota DPR RI Ini Sayangkan BIJB Belum Bernama

  • March 7, 2019

DEJABAR.ID, MAJALENGKA-Anggota Komisi 5 Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Nurhasan Zaidi, sangat menyangkan kondisi Bandara Internasinal Jawa Barat (BIJB) Kertajati, yang saat ini telah beroprasi belum memiliki nama.
Padahal menurut dia, jika nama bandara dengan nama pahlawan nasional seperti KH Abdul Halim tersebut, akan menjadi sebuah kebangga bagi masyarakat dan para kaum millenial.
“Walaupun apalah arti sebuah nama, tapi tetep nama itu menginspirasi untuk mengerakan orang menjadi tauladan,” ujarnya Nurhasan usai menghadiri pembukaan Muswarah Daerah (Musda) HIMA PUI Majalngka, di Gedung KNPI Majalengka, Kamis (7/3/2019).
Selain itu, pihaknya juha mengucapkan berterima kasih kepada teman-teman partai kemarin. Salah satunya Ketua DPD PAN, H Rona Firmansyah, yang telah mengantarkan langsung surat rekomendasi nama bandara KH Abdul Halim, kepada dirinya yang saat ini membidangi komisi soal perhubungan.
“Kami berharap nama bandara harus segera di tetapkan. Apalagi sejauh ini, seluruh ormas islam sudah mengusulkan ke seluruh partai-partai. Bahkan, mantan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan sudah menyetujui nama tersebut,” ungkpnya.
Sejauh ini, kata dia, bahwa pihaknya juga telah menyampaikan surat ke Mentri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan suratnya pun sejauh ini sudah diterima.
“Saya tanya ke Menhub. Pak kenapa nama BIJB belum ditetapkan? Kata Pak Budi, dirinya gak mau beresiko dan meminta kompak dulu temen-temen Majalengka. Karena tidak cukup ormas. Apalagi penetapan nama bandara itu harus ditetapkan di dalam rapat paripurna DPRD Majalengka,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya juga berterima kasih kepada partai-partai karena sejauh ini beberapa parta yang sudah mendukung nama KH Abdul Halim. Di antaranya, PPP, PAN, Demokrat, PKS. Nanti PDIP juga yang saat ini dipimpin Karna Sobahi akan menyusul.
“Insy Allah akan ditetapkan nama Bandara KH Abdul Halim. Saya sudah bertemu dengan Pak Karna Sobahi, Insy Allah tidak ada masalah yang penting ditetapkan di paripurna,” tukasnya.(jja)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *